Monumen Perjuangan Batalyon Siluman Merah Resmi Berdiri di Ranca Upas, Ini Kata Putra Letjen TNI (Purn) Achmad Wiranatakusumah.

Monumen Perjuangan Batalyon Siluman Merah Resmi Berdiri di Ranca Upas, Ini Kata Putra Letjen TNI (Purn) Achmad Wiranatakusumah.

Bandung – Mantan Kepala Badan Intelijen Strategis (BAIS) Marsekal TNI (Purn) Kisenda Wiranatakusumah bersama Bupati Bandung Dadang M Naser, Danlanud Kolonel Pnb Mohammad Nurdin, Dandim 0624/Kab Bandung Letkol Inf Donny Ismuali Bainuri meresmikan Monumen Perjuangan Batalyon Siluman Merah yang terletak di Kawasan Wanawisata Kampung Cai Ranca Upas Kabupaten Bandung, Senin (15/02).

Monumen Perjuangan yang dibangun untuk mengenang para “Kusumah Bangsa” yang terkumpul dalam Batalyon Siluman Merah Pimpinan Letjen TNI (Purn) Achmad Wiranatakusumah ini merupakan salah satu upaya mengenalkan pendidikan sejarah bagi generasi bangsa.

Dalam sambutannya, Kisenda mengatakan, monumen tersebut merupakan simbol, kegigihan, rasa cinta dan rasa memiliki yang kuat terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Pembangunan Monumen Perjuangan Rakyat dan Batalyon Siluman Merah adalah bukti bahwa masyarakat Kabupaten Bandung mampu dan mau memperkuat, mengupayakan, memperjuangkan kemajuan tanah kelahirannya,” katanya.

Sebagai putra dari Letjen TNI (Purn) Achmad Wiranatakusuma, Kisenda merasa bangga, pasalnya sejak peletakan batu pertama simbol perjuangan dalam proses pembangunan Monumen Perjuangan Rakyat dan Batalyon Siluman Merah sudah terlihat.

Terbukti, berbagai elemen hadir dan memberikan kontribusinya terhadap pembangunan Monumen tersebut.

“Hari ini lebih banyak lagi, semua elemen mulai dari, masyarakat, Pemda, TNI semua berkumpul. Semoga masyarakat Indonesia, khusunya masyarakat Bandung, bisa melihat pembangunan monument ini sebagai sifat jiwa juang dalam memperjuangkan setiap titik daerah Indonesia, khususnya Bandung,” katanya.

Kisenda juga mengatakan, peresmian Monumen Perjuangan Rakyat dan Batalyon Siluman Merah merupakan perwujudan nyata bahwa TNI dan Rakyat merupakan bagian terpenting dalam gerak bangsa untuk mencapai cita-citanya ke depan.

“Pembangunan monumen ini akan menjadi simbol perjuangan rakyat semesta yang perlu terus di jaga, di pertahankan dan dikembangkan, untuk menjawab tantangan bangsa yang semakin kompleks,” jelasnya.

Sementara, Wakadivre Perhutani Jabar Banten Amas Wijaya, berharap, peresmian Monumen Perjuangan Rakyat dan Batalyon Siluman Merah bisa meningkatkan daya tarik wisatawan lokal maupun asing.

“Ini adalah bukti bahwa simbiosis mutualisme antar lembaga itu penting, hadirnya monumen Siluman Merah bisa meningkatkan daya tarik wisatawan yang berkunjung ke Ranca Upas, mudah-mudahan kedepan akan ditambah atau dilengkapi dengan perpustakaan”, jelasnya. (Res)***

Baca Juga : Ridwan Kamil Hadiri Penandatanganan Kontrak 984 Paket Tender Kementerian PUPR