Bersumber Dari Kemendikbud, STISIP Tasikmalaya Salurkan Bantuan UKT untuk Puluhan Mahasiswa

Bersumber Dari Kemendikbud, STISIP Tasikmalaya Salurkan Bantuan UKT untuk Puluhan Mahasiswa

Tasikmalaya – Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIP) Tasikmalaya salurkan bantuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) bersumber dari Kemendikbud bagi mahasiswa-mahasiswi program S1 yang terdampak pandemi Covid-19. Pemberian bantuan UKT bersumber dari Kemendikbud tersebut digelar di Kampus STISIP Tasikmalaya, Selasa (16/4/2021).

Menurutnya, besaran UKT yang bersumber dari Kemendikbud itu diberikan ke 50 mahasiswa-mahasiswi yang memang betul-betul terdampak Covid-19,” ujar Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan STISIP Tasikmalaya, H. Damay Rusli, S.Sos,. M.Pd.

Adapun, bantuan UKT di semester genap tersebut sebesar 2.4 Jt. Sebelumnya, di semester ganjil juga STISIP Tasikmalaya telah menyalurkan bantuan UKT bersumber dari Kemendikbud bagi 50 mahasiswa-mahasiswi dengan jumlah besaran yang sama.

H. Damay memandang bahwa untuk mahasiswa di daerah seperti di STISIP Tasikmalaya, bantuan UKT tersebut sangat membantu sekali bagi mahasiswa yang terdampak pandemi. Oleh sebab itu mudah-mudahan dengan adanya bantuan tersebut dapat memberikan dampak positif bagi mahasiswa, sehingga dapat termotivasi dalam proses perkuliahannya.

“H. Damay menjelaskan bahwa walaupun dilanda pandemi, jumlah mahasiswa-mahasiswi di STISIP Tasikmalaya terbilang cukup stabil, ada peningkatan penambahan mahasiswa baru di tahun akademik 2020-2021. Mudah-mudahan di tahun akademik 2021-2022 juga bisa dapat lebih bertambah, dan itupun tidak terlepas dari bantuan pemerintah dengan diberikannya KIP Kuliah,” pungkasnya. (Tor)***

Atasi Persoalan Keluarga, Pusat Pembelajaran Keluarga Kota Bandung Jalin MoA dengan Fakuktas Psikologi UIN Sunan Gunung Djati

Atasi Persoalan Keluarga, Pusat Pembelajaran Keluarga Kota Bandung Jalin MoA dengan Fakuktas Psikologi UIN Sunan Gunung Djati

Bandung – Fakultas Psikologi UIN Sunan Gunung Djati Bandung melakukan Memorandum of Agreement (MoA) dengan Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) Kota Bandung di Pendopo Kota Bandung, Senin (15/03/2021).

Bersama tiga perguruan tinggi lain, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Universitas Islam Bandung (Unisba), Universitas Padjajaran (Unpad).
Langkah ini dilakukan sebagai bentuk komitmen untuk mewujudkan Bandung Unggul.

Ketua Puspaga Kota Bandung, Siti Muntamah Oded mengatakan, dalam membangun Bandung Unggul maka harus dimulai dengan membentuk keluarga harmonis, dan mampu menghadirkan fungsi keluarga agar melahirkan sumber daya yang berkualitas.

“Puspaga yang kecil ini terus membantu dalam urusan keluarga dan anak, terutama pola asuh anak yang hari ini tantangannya sangat luar biasa,” tuturnya.

Tak bisa dipungkiri, menurut Siti, pihaknya kerap kali menemukan permasalahan-permasalahan di lingkup keluarga yang tak bisa diselesaikan sendiri. Sehingga membutuhkan peran serta dari para akademisi.

“Melalui MoA antara Puspaga dan akademisi diharapkan dapat membantu dalam penanganan permasalahan keluarga, termasuk di dalamnya mengenai anak dan perempuan,” terangnya.

“MoA ini menjadi sebuah kebahagiaan dan menjadi sebuah titik sejarah awal perubahan yang masif. MoA ini akan mengurai permasalahan-permasalahan yang dihadapi,” tuturnya.

Sementara itu, Wali Kota Bandung, Oded M Danial mengatakan, dalam mewujudkan visi misi Kota Bandung maka diperlukan tiga pilar, yaitu desentralisasi, inovasi, dan kolaborasi.

“Ini yang dijadikan pegangan untuk menghadirkan perbaikan di Kota Bandung,” tuturnya.

Dekan Fakultas Psikologi, ┬áDr. Agus Abdul Rahman, M.Psi., Psikolog menyampaikan terima kasih atas kepercayaan pemerintah Kota Bandung yang sudah melibatkan UIN Sunan Gunung Djati dalam rangka mewujudkan Bandung Unggul. “Ini menjadi salah satu ikhtiar bersama empat kampus dalam melakukan Tri Dharma Perguruan Tinggi, sehingga upaya mewujudkan Bandung Unggul dapat dimulai dari ketahanan keluarga karena madrasah pertama berada pada Ibu dan di rumah,” tegasnya.

Mudah-mudahan dengan adanya MoA pihak kampus dapat memberikan kontribusi positif terhadap masyarakat, khususnya Kota Bandung. (Tor)***