Proyek Kereta Api Cepat Terus Dikebut, Jokowi Yakin Bisa Tumbuhkan Titik Ekonomi Baru

Proyek Kereta Api Cepat Terus Dikebut, Jokowi Yakin Bisa Tumbuhkan Titik Ekonomi Baru

BANDUNG, INDO-SATU, – Proyek Kereta Api Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) makin siap menatap gelaran G20 pada November 2022. Saat ini percepatan pembangunan dilakukan di berbagai lini sebagai bentuk persiapan G20 dan juga jelang operasional di tahun 2023.

Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) meninjau progres KCJB dengan melakukan kunjungan kerja di Stasiun Tegalluar, Kamis (13/10/2022).

“Kita harapkan dengan kereta api cepat Jakarta Bandung ini mobilitas orang dan barang menjadi meningkat dan daya saing kita menjadi kuat dan ada titik-titik pertubuhan ekonomi baru di Jakarta, Bandung dan Kabupaten Bandung,” ujar Presiden RI, Jokowi.

Presiden Direktur PT KCIC, Dwiyana Slamet Riyadi menyebutkan menjelang G20 pemasangan rel dan peralatan perkeretaapian untuk perkeretaapian terus dilakukan. Untuk pemasangan rel, sepanjang 17 km untuk kebutuhan G20 sudah berhasil terpasang. Saat ini tinggal memasuki tahap adjustment.

“Untuk rangkaian kereta api cepat, saat ini sebanyak satu rangkaian kereta penumpang dan satu rangkaian kereta inspeksi sudah berada di area Tegalluar. Satu rangkaian lainnya akan lengkap malam ini,” ujarnya.

Dalam acara G20 Meeting, direncanana Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) dan Presiden Tiongkok Xi Jinping akan melakukan kunjungan kerja ke Depo Tegalluar pada pertengahan November 2022 untuk melihat kecanggihan kereta inspeksi. Pada kesempatan itu juga, Presiden Jokowi dan Xi Jinping akan melihat langsung proses uji dinamis sepanjang 15 km dengan kecepatan terbatas.

“Mohon doanya agar semua persiapan yang dilakukan baik itu persiapan G20 ataupun operasional bisa berjalan dengan baik,” ujar Dwiyana.

Untuk diketahui KCJB akan memiliki empat stasiun yakni Stasiun Halim di Jakarta, Stasiun Karawang, Stasiun Padalarang sebagai stasiun Hub dan Stasiun Tegalluar di Kabupaten Bandung sebagai stasiun akhir. Hingga saat ini pembangunan di keempat stasiun itu terus berproses jelang menyambut masa operasional di tahun 2023.

Stasiun di area KCJB ini didesain dengan fasilitas yang ramah terhadap semua kalangan dan usia. Termasuk kalangan penyandang disabilitas. Selain itu, area stasiun juga akan mengakomodir keberadaan UMKM sebagai bentuk pengembangan ekonomi masyarakat. Selama ini proyek KCJB juga melakukan pembinaan pada sejumlah UMKM sekitar.

Di area stasiun akan terjadi integrasi moda transportasi. Seperti di Stasiun Halim, nantinya akan terintegrasi dengan LRT dan juga Trans Jakarta. Untuk stasiun Padalarang, ada kereta api feeder yang akan membantu penumpang untuk menuju stasiun Kota Bandung dan Cimahi.

KCJB merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) pemerintah Indonesia sesuai dengan Perpres No 3 Tahun 2016. KCJB bukan sekadar moda transportasi tetapi juga sarana pengembangan ekonomi kawasan di sepanjang trase.***

Luar Biasa! Jalan Rusak di Purwakarta Disulap Jadi Mulus Oleh KCJB

Luar Biasa! Jalan Rusak di Purwakarta Disulap Jadi Mulus Oleh KCJB

INDO-SATU, PURWAKARTA, – Keluarga besar proyek Kereta Api Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) melakukan perbaikan jalan Cilegong – Cikaobandung, Desa Cilegong, Jatiluhur, Purwakarta.

Perbaikan jalan tersebut dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan yang diperuntukkan bagi masyarakat di area sekitar proyek KCJB.

Jalan sepanjang 3,47 km ini sudah selesai diperbaiki pada 26 September 2022. Hasil perbaikan jalan ini sudah diserahterimakan pada Pemerintah Kabupaten Purwakarta pada Selasa (27/09/2022).

GM Corporate Secretary, Rahadian Ratry menjelaskan, perbaikan jalan Cilegong – Cikaobandung, Desa Cilegong, Jatiluhur, Purwakarta merupakan salah satu bagian dari tanggung jawab sosial keluarga besar proyek KCJB.

“Keluarga besar proyek KCJB selama ini berkomitmen untuk terus memberikan dampak positif pada masyarakat. Perbaikan jalan ini diharapkan bisa memberikan manfaat yang baik bagi masyarakat sekitar,” ujarnya.

Ia menambahkan, ruas jalan tersebut selama ini kerap dilintasi oleh kendaraan operasional pembangunan proyek KCJB. Oleh karena itu, keluarga besar KCJB merasa memiliki tanggung jawab untuk memperbaiki jalan tersebut.

“Perbaikan ini juga sesuai dengan nota perjanjian antara keluarga besar proyek KCJB dengan Pemkab Purwakarta,” jelasnya.

Lebih lanjut ia mengatakan,  perbaikan jalan tersebut dilakukan dengan dua metode yang berbeda. Pertama, perbaikan dengan struktur perkerasan flexible pavement atau asphalt hotmix sepanjang 3,2 km dengan lebar 5 meter.

“Dan yang kedua perbaikan dengan struktur pengerasan rigid pavement atau jalan beton sepanjang 272 meter dengan lebar 5 meter. Dilihat dari kebutuhan yang ada, perbaikan jalan dilakukan pada area sepanjang 3,47 km dengan dua metode yang berbeda. Perbaikan juga dilakukan di bahu jalan dan saluran air,” katanya

Ia menegaskan, keluarga besar KCJB juga sudah menyusun rencana perbaikan jalan Nanggeleng, Darangdan, Purwakarta sepanjang 4,2 km. Perbaikan di jalan tersebut akan dimulai Desember 2022 mendatang.

“Perbaikan jalan ini diharapkan bisa menjawab kebutuhan masyarakat selain memang akses jalan juga dibutuhkan untuk operasional pembangunan proyek KCJB. Kami mohon dukungan dari masyarakat Purwakarta agar pembangunan proyek KCJB ini bisa berjalan tanpa kendala,” ujarnya.***

Pimpin Bandung Barat, Hengky Kurniawan Torehkan Segudang Capain

Pimpin Bandung Barat, Hengky Kurniawan Torehkan Segudang Capain

BANDUNG, INDO-SATU – Masa jabatan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan tersisa satu tahun lagi, meski dirinya masih belum mengemban status definitif.

Selama empat tahun perjalanan, beragam dinamika pemerintah terus mengiringi setiap kebijakan yang ditempuh.

Salah satunya berkaitan dengan janji politik yang masih belum direalisasikan menjadi polemik dan banyak ditagih berbagai elemen masyarakat.

Kendati demikian, Hengky mengaku, baik Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) maupun janji politiknya semua ada progres dan tahapannya.

Menurutnya, semua itu ada yang sempurna dan ada yang tak sempurna. Namun, pihaknya tetap berikhtiar dan paling penting melakukan optimalisasi SDM.

“Kita lakukan optimalisasi mulai dari pendidikan, kesehatan termasuk infrastruktur,” katanya kepada wartawan.

Kaitan dengan infrastruktur, sebut dia, hingga hari ini proyek PT SMI, yaitu pembangunan jalan di wilayah Gununghalu, Cilangari hingga Cianjur masih berjalan.

“Progres pembangunan jalan di wilayah selatan tersebut sudah mencapai 80 persen,” sebutnya.

Kemudian, lanjut dia, pada bidang pendidikan pihaknya masih melakukan renovasi ruang kelas. Termasuk, berupaya untuk menambah sarana dan prasarana membangun infrastruktur internet.

“Internet saat ini sangat dibutuhkan para pelajar di KBB. Dengan adanya internet siswa dapat dengan mudah mengakses beragam inovasi,” ujarnya.

Ia mengaku, bagi dirinya infrastruktur internet sangat penting karena pemerintah pusat juga memiliki program digitalisasi nusantara.

“Makanya setelah infrastruktur jalan selesai, infrastruktur internet juga turut dibangun dengan harapan bisa dinikmati pelajar, UMKM dan sebagainya,”

Selanjutnya di bidang kesehatan, sebut dia, pihak sudah memiliki layanan call center 119 yang mana kalau ada kejadian-kejadian darurat, seperti kecelakaan dapat mendapat respon dengan cepat, lokasinya di mana, faskes terdekatnya, kemudian terkoneksi ke 32 ambulans di puskesmas maupun yang ada di 165 desa.

“Ini kan baru mulai, namun Dinkes maksimal. Tapi, kalau pun ada kekurangan tentunya bakal terus kita evaluasi,” ucapnya.

Untuk capaian-capaian yang lain seperti ruang publik, lanjut dia menerangkan, pihaknya ingin beberapa kecamatan itu memiliki ruang publik.

“Insyaallah tahun depan akan ada dua pembangunan alun-alun, yaitu Alun-alun Lembang dan Alun-alun Bandung Barat,” terangnya.

Menurutnya, hal itu menjadi upaya pihaknya dalam mewujudkan masyarakat yang bahagia, karena alun-alun ini diharapkan menjadi tempat rekreasi dan tidak berbayar.

“Kemudian ini juga bisa menjadi tempat bagi anak-anak muda untuk membuat konten-konten yang kreatif,” tandasnya. (Advertorial)

Maling Besi Kereta Cepat Jakarta-Bandung Diringkus

Maling Besi Kereta Cepat Jakarta-Bandung Diringkus

JAKARTA, INDO-SATU.COM — Pekerja dan Tim Pengamanan Lingkungan Proyek  Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) berhasil mengamankan pencuri besi di wilayah DK 34, Kabupaten Bekasi pada Kamis (26/5/2022). Pelaku pencurian tertangkap saat para pekerja dari sub kontraktor Sinohydro melakukan pergantian shift.

Pada saat pergantian shift sekitar pukul 05.30 WIB pagi, pekerja proyek melihat seseorang yang masuk tanpa izin ke lokasi proyek KCJB. Orang tersebut diindikasi melakukan tindakan pencurian besi yang merupakan aset milik kontraktor.

Mendapati orang tidak dikenal di lokasi proyek KCJB tanpa menggunakan alat pelindung diri (APD), pekerja proyek dan Tim Pengamanan Lingkungan Proyek KCJB melakukan pengamanan aset dan  juga untuk mencegah terjadinya kecelakaan kerja di dalam lingkungan proyek yang seharusnya tertutup dan tidak diperkenankan masuk.   

“Pekerja  dan Tim Pengamanan Lingkungan Proyek KCJB dari sub kontraktor Sinohydro melihat orang tidak dikenal yang sangat mencurigakan masuk ke dalam lokasi proyek. Tim pengamanan yang telah kami bentuk langsung bergegas mengambil tindakan pencegahan dan betul bahwa pelaku ada di lokasi untuk melakukan tindak pencurian terhadap aset KCJB,” terang Corporate Secretary KCIC, Rahadian Ratry.

Pengamanan ini merupakan hasil dari peningkatan pengawasan oleh tim Pengamanan Lingkingan Proyek yang dibentuk KCIC dan kontraktor Proyek KCJB. Upaya ini dilakukan mengingat pada 10 Mei lalu, kejadian pencurian pernah terjadi di area tersebut. Pencurian pada tanggal 10 Mei 2022 ini juga sudah dilaporkan pada petugas Polsek Cikarang Pusat.

“Lokasi proyek yang mengalami pencurian berada di atas girder KCJB,  sehingga aksesnya sulit dilalui oleh pihak luar. Untuk melakukan aksinya, rupanya pelaku nekat memanjat melalui tangga akses pekerja setinggi 10-15 meter ke area permukaan girder, kemudian melemparkan potongan besi pendukung ke bawah girder kemudian diangkut dengan kendaraan motor” jawab Rahadian.

Untuk saat ini, pelaku pencurian sudah diserahkan kepada petugas kepolisian Polsek Cikarang Selatan. Termasuk barang bukti berupa enam batang besi bekisting milik PT Sinohydro.

Rahadian Ratry menegaskan kejadian ini tidak mempengaruhi pembangunan proyek KCJB. Hingga saat ini pembangunan proyek KCJB terus berjalan di berbagai titik kerja. Namun sebagai bentuk pencegahan di masa yang akan datang, KCIC bersama seluruh kontraktor di area proyek KCJB akan terus meningkatkan pengawasan terhadap aset di sepanjang trase.

“Tim Patroli Sinohydro dan seluruh Tim Pengamanan Lingkungan Proyek KCJB selalu melakukan pengawasan dan pemeriksaan secara rutin terhadap aset-aset yang ada. Tentu saja dengan harapan kejadian-kejadian yang tidak diinginkan bisa dicegah,” ujarnya.***

Perluas Jaringan Pasar, Rodalink Buka Gerai ke-53 di Bandung Barat

Perluas Jaringan Pasar, Rodalink Buka Gerai ke-53 di Bandung Barat

NGAMPRAH,  INDO-SATU.COM – Rodalink Indonesia resmi membuka gerai baru di Jalan Raya Cimareme 272, Kabupaten Bandung Barat,pada hari Sabtu (28/5/22). Rodalink Bandung Cimareme tersebut menjadi gerai ke-53.

Dalam rangka pembukaan gerai barunya ini, Rodalink menyediakan beragam promo menarik, seperti double point khusus untuk member, undian dengan hadiah utama satu unit sepeda Polygon, belanja berhadiah langsung, cicilan bunga 0%, dan yang lainnya.

Hadir dalam kesempatan itu, Camat Ngamprah, Agnez Virgianty, Kapolsek Padalarang, Kompol Darwan serta sejumlah anak Yatim dari Panti Yatim Indonesia.

Marketing Communications Rodalink Indonesia, Rae Nitta mengatakan, pihaknya mengajak semua warga khususnya di Kabupaten Bandung Barat, untuk selalu menerapkan gaya hidup sehat dengan bersepeda.

“Udara sejuk, kontur jalanan yang menantang, pemandangan Bumi Priangan yang Indah dijamin akan menambah semangat untuk bersepeda,” katanya saat ditemui, Sabtu (28/5).

Ia menambahkan, dengan hadirnya Rodalink Bandung Cimareme ini merupakan upaya untuk terus memenuhi segala kebutuhan bersepeda dan melayani konsumen lebih baik lagi.

“Beragam model dan ukuran sepeda, komponen, perlengkapan, hingga aksesoris tersedia di Rodalink. Semua produk dijamin asli, berkualitas, dan bergaransi,” tuturnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, Rodalink Bandung Cimareme melengkapi dua gerai Rodalink yang sebelumnya sudah ada di kota kembang, Rodalink Bandung Otista dan Rodalink Bandung Abdul Rivai.

“Kini total ada 53 gerai Rodalink yang tersebar di berbagai kota di Indonesia, ditambah 2 gerai di Singapura, dan 5 gerai lainnya di Malaysia. Sementara itu, pembelian secara daring bisa dilakukan melalui laman www.rodalink.com,” katanya.

Masih kata Rae, dengan konsep One Stop Shopping Center for Cycling Experiences, Rodalink juga melayani perbaikan dan perawatan sepeda yang ditangani langsung oleh para mekanik handal dan terampil.

“Rodalink ingin menjadi ‘Home for Cyclist’ yang mewadahi para pesepeda untuk bisa bersepeda bersama, berbagi pengetahuan seputar bersepeda, bahkan tersedia shower secara gratis di gerai-gerai tertentu yang bisa digunakan pesepeda untuk menyegarkan diri setelah bersepeda,” katanya.

Ia menegaskan, perkembangan bisnis dan industri yang pesat dan meningkatnya berbagai fasilitas yang ada merupakan pertimbangan utama dipilihnya Kabupaten Bandung Barat sebagai lokasi gerai Rodalink terbaru.

“Kami berharap, gerai baru ini dapat turut membantu pemerintah menggalakan program lingkungan hijau berkelanjutan yang efektif mengurangi polusi dan kemacetan,” tuturnya.***

Warga Cimahi Apresiasi Langkah KCIC Bangun Kolam Retensi di Lembur Sawah

Warga Cimahi Apresiasi Langkah KCIC Bangun Kolam Retensi di Lembur Sawah

CIMAHI, INDO-SATU – Langkah PT Kereta Cepat Indonesia Cina (KCIC) membangun kolam retensi di Kampung Lembur Sawah, Kelurahan Utama, Kecamatan Cimahi Selatan diapresiasi warga.

Pasalnya, wilayah Kota Cimahi bagian selatan kerap menjadi daerah langganan banjir tatkala musim hujan tiba. Kehadiran kolam retensi ini diharap jadi solusi masalah tersebut.

Ketua RW 16 Kampung Lembur Sawah, Agus Baharudin mengatakan, selama ini wilayahnya kerap diterjang banjir jika musim penghujan tiba. Oleh karena itu, adanya pembangunan kolam retensi ini menjadi solusi kepada  masyarakat yang terdampak banjir.

“Atas nama pribadi dan atas nama RW 13 Kelurahan Utama, Cimahi Selatan, mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas keprihatinan PT KCIC. Semoga kolah retensi dari PT KCIC bisa mengurangi atau meminimalisir banjir yang sering terjadi,” paparnya, Senin 24 Januari 2022.

Sementara itu, GM Corporate Secretary PT KCIC, Rahadian Ratry mengatakan, pihaknya terus berupaya maksimal memberikan yang terbaik bagi masyarakat terutama yang berada di sekitar Trase KCJB.

“Kolam retensi ini untuk membantu warga dalam menangani masalah banjir yang sering dialami warga. Semoga kontribusi kecil dari kami bisa membawa perubahan besar yang positif untuk warga dan tidak ada lagi banjir di wilayah tersebut,” katanya.

Ia menambahkan, pihaknya juga akan melakukan normalisasi kolam retensi di Jalur A DK117+800 yang rencananya akan dimulai pada Senin, 24 Januari 2022 mendatang. Pasalnya, upaya penanganan banjir di wilayah tersebut harus dilakukan secara komprehensif agar berdampak besar terhadap upaya penanganan banjir.

“Bagi kami, upaya ini harus dilakukan secara menyeluruh dan tuntas sehingga manfaatnya akan lebih besar,” tambahnya.

Ia menyebut, program CSR seperti yang dilakukan di Jalur A dan B DK117+800 tersebut bukanlah yang pertama yang dilakukan selama pembangunan proyek KCJB.

“Sebelumnya, dilakukan program berupa pembangunan fisik maupun non fisik. Adapun beberapa pembangunan fisik dari program CSR KCJB lainnya yang sudah dapat dirasakan warga antara lain pembangunan jalan hingga renovasi kantor desa,” paparnya

Selain itu, pembangunan non fisik yang sudah berjalan diantaranya program penyerahan bantuan masyarakat khususnya untuk masyarakat tidak mampu dan korban bencana. Selain itu, KCJB pun rutin menggelar program pengembangan diri untuk warga seperti pelatihan UMKM berkelanjutan untuk meningkatkan daya saing dan perekonomian warga.

“Sejak proyek KCJB berjalan, kami berkomitmen untuk selalu hadir memberikan kontribusi bagi warga melalui program CSR. Kami memiliki beberapa program pembangunan fisik dan non fisik yang beberapa diantaranya sudah dirasakan langsung oleh warga manfaatnya. Tentu saja program ini tidak boleh berhenti sampai di DK177+800. KCJB akan terus berkontribusi untuk warga,” jelasnya.***

Kado Spesial WOM Finance untuk Anak Disabilitas Sambut Hari Raya Natal

Kado Spesial WOM Finance untuk Anak Disabilitas Sambut Hari Raya Natal

Bandung, INDO-SATU, – PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (“WOM Finance”) Kantor Regional Jawa Barat (Jabar) punya cara tersendiri untuk menyambut Natal 2021, yakni dengan berkunjung dan berbagi kebahagiaan bersama anak-anak penyandang disabilitas di Panti Asuhan Putera Maranatha pada Senin (20/12).

Tema Corporate Social Responlibility (CSR) Natal tahun 2021 ini adalah “Berbagi Kasih Bersama Anak Disabilitas”, dimana WOM Finance ingin tetap menjaga konsistensi dalam upaya WOM Finance mewujudkan cita-cita anak bangsa dan perbaikan kualitas taraf hidup mereka, terlebih di Hari Raya Natal.

Penyerahan Kado Kasih Natal yang berjumlah 300 paket ini diberikan langsung oleh Andriansyah, Business Unit Head WOM Finance Regional Jawa Barat bersama dengan Erik Tanudjaja, Financial Planning and Investor Relation Division Head dan didampingi oleh beberapa karyawan WOM Finance serta diterima oleh perwakilan dari Panti Asuhan Putera Maranatha dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat karena masih dalam masa pandemi Covid-19.

Andriansyah mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud syukur WOM Finance atas berbagai hal yang dilalui WOM Finance di tahun 2021. Meski tahun 2021 ini masih dilanda pandemi, tetapi WOM Finance Kantor Regional Jawa Barat masih tetap beraktifitas untuk melayani konsumen setia WOM Finance.

“Melalui kegiatan ini kami ingin berbagi semangat dan sukacita Natal kepada saudara-saudara kita yang membutuhkan. Kami ingin berbagi berkat yang telah kami terima kepada masyarakat yang membutuhkan,” sambungnya.

Selain di panti tersebut, WOM Finance Regional Jawa Barat juga memberikan Kado Natal ini ke 6 (enam) panti asuhan disabilitas lainnya, yaitu Panti Asuhan Bhakti Luhur Alma, Panti Asuhan Cahaya, Panti Asuhan Dana Mulia, Panti Asuhan Kinderdof, Panti Asuhan Puteri Willian Booth dan Panti Asuhan Kurnia.

Dalam kegiatan ini, WOM Finance menyerahkan Kado Kasih Natal berupa handuk, beragam snack dan donasi dana kepada yayasan dan panti disabilitas tersebut. Pemberian Kado Kasih Natal serupa juga dilaksanakan di 10 (sepuluh) kota secara serentak, yaitu Balikpapan, Yogyakarta, Mojokerto, Gowa, Medan, Ciputat, Palembang, Palopo, Bekasi dan Medan.

“WOM Finance secara berkelanjutan ingin terus berperan aktif dalam usaha-usaha peningkatan kualitas hidup komunitas serta inisiatif-inisiatif sosial lainnya. Melalui program ini, Perusahaan berharap dapat berbagi kebahagiaan kepada masyarakat di sekitar area kerja perusahaan yang telah ikut menyokong pertumbuhan perusahaan,” pungkas Andriansyah.***

Gelar Reses Ade Ginanjar Serap Aspirasi Masyarakat Desa Haruman

Gelar Reses Ade Ginanjar Serap Aspirasi Masyarakat Desa Haruman

Kabupaten Garut, INDO-SATU, – Kegiatan Reses I Tahun Sidang 2021-2022, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Daerah Pemilihan/Dapil XIV Kabupaten Garut, yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, Ade Ginanjar, kegiatan reses bertempat di Desa Haruman, Kecamatan Leles, Kabupaten Garut.

Dalam kesempatan ini Wakil Ketua DPRD Jabar, Ade Ginanjar menanggapi permasalahan di Kecamatan Leles salah satunya ialah pada saat musim hujan sering terjadi banjir khususnya di jalan Leles-Leuwigoong, Ade Ginanjar mengatakan permasalahan ini menjadi Pekerjaan Rumah untuk dirinya, hal ini dikarenakan ruas jalan tersebut merupakan aset Provinsi untuk itu pihaknya akan menindaklanjuti dan menyampaikan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui stakeholder terkait.

Ade Ginanjar juga menyampaikan perihal BANKUEDES (Bantuan Keuangan Desa) dimana program ini dimaksudkan untuk percepatan pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat. Artinya bantuan yang diberikan bukan merupakan satu-satunya sumber anggaran melainkan sebagai stimulus dalam rangka pemberdayaan masyarakat melalui swakelola.

Ade Ginanjar juga memaparkan program-program desa yang tidak tercover dari dana desa seperti drainase, irigasi, dll itu bisa dicover oleh BANKUEDES, dengan melalui proses yang jelas dan usulan BANKUEDEZ harus dilampirkan secara rinci baik itu dalam RAB maupun faktor teknis lainnya.

Ade Ginanjar menambahkan ada beberapa kendala dalam pengimputan SIPD yaitu masih tersapat desa di garut yang tidak memahami mengenai proses penggunaaan SIPD karena di provinsi penggunaan sipd ini baru diberlakukan tahun ini untuk itu Pemerintah Provinsi harus gencar melakukan sosialisasi SIPD ini.****

Komisi I: Wisata Tebing 125 Harus Ditunjang Infrastruktur Memadai

Komisi I: Wisata Tebing 125 Harus Ditunjang Infrastruktur Memadai

KAB. BANDUNG BARAT, INDO-SATU,– Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat meminta agar pemerintah kabupaten memperhatikan potensi wisata yang ada di Geotheatre Hawu Pabeasan, Citatah, Desa Padalarang, Kabupaten Bandung Barat. Terlebih, desa wisata yang berkonsep minat wisata khusus tersebut perlu dukungan dari bernagai aspek.

Sekretaris Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat, Sadar Muslihat menyebutkan, perlu aspek pendukung agar wisata geotheatre ini menjadi desa wisata seutuhnya. Misalnya, kata dia, terdapat spot foto yang betul-betul bernilai jual, baik itu pemandangannya maupun olah raga panjat tebingnya.

“Kalau saja ada spot yang sangat menarik untuk di media sosial, pasti minta pengunjung akan tinggi,” kata Sadar di Tebing 125, Citatah, Kabupaten Bandung Barat, Jumat (17/12/2021).

Selain itu, tambah dia, wisata kuliner yang memiliki ciri khas tersendiri perlu digali lagi agar menjadi pusat perhatian para pengunjung. Konsepnya, ada kuliner yang bisa makan ditempat, maupun bisa di bawa pulang sebagai souvenir kunjungan wiasata.

“Bila perlu, di Tebing 125 inilah yang menjadi titik persinggahan pengendara, meski hanya untuk menikmati kulinernya saja, atau sekedar dijadikab rest area,” ucap dia.

Pengelola wisata minat khusus Tebing 125, Abdul Gani mengatakan, kawasan tersebut sudah dijadikan sarana olah raga panjat tebing sejak lama. Bahkan dijadikan latihan khusus panjat bagi kalangan militer. Karena itu, untuk menggaungkan minat masyarakat terhadap olah raga panjat tebing. Pihaknya mengharapkan ada dorongan dari dinas terkait agar dapat menyelenggarakan kegiatan serupa.

“Misalnya, kalau ada peluang untuk memperkenalkan panjat tebing, kita bisa bekerja sama dengan sekolah-sekolah dasar untuk mengadakan pelatihan dasar panjat tebing. Tentunya dengan mekanisme dan regulasi yang tepat,” ujar Abdul Gani yang juga akrab disapa Gagan.

Dia melanjutkan, selain olah raga panjat tebing juga dapat mengedukasi masyarakat dengan pengetahuan tentang bebatuan yang ada dikawasan geotheatre tersebut. Sebab, kawasan Tebing 125 merupakan bagian dari bentangan batuan alam yang dikenal karst Citatah.

“Apalagi, masyarakat yang berkunjung juga dapat menikmati keindahan alam sekaligus mendapat wawasan tentang batuan alamnya,” tutupnya.***

Pajak Air Permukaan Masih Jadi Polemik

Pajak Air Permukaan Masih Jadi Polemik

Kab. Purwakarta, INDO-SATU, — Masalah pajak air permukaan yang masih menjadi pertanyaan di Badan Anggaran menjadi dasar kunjungan Pimpinan dan Anggota komisi IV DPRD Jabar kunjungi Perum.Jasa Tirta II yang mengelola Waduk Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta .

Daddy Rohanady Anggota Komisi IV DPRD Jabar Mengatakan, ada potensi pendapatan pajak dari pajak air permukaan yang mempunyai pajak terutang sekitar 16 Milliar dari Perum Jasa Tirta II namun konfirmasi dari Sektetaris Perum. Jasa Tirta II sudah mengajukan “Pemutihan” dari satu tahun yang lalu.

“Inilah perlunya kita untuk duduk bersama untuk menjernihkan persoalan,” ujar Daddy Rohanady usai pertemuan dengan Perum. Jasa Tirta II di Kabupaten Purwakarta, Jumat (17/12/2021).

Daddy menambahkan, bila ada pemutihan maka seharusnya jangan dicantumkan dalam bagian potensi APBD Jabar yang sangat turun sangat jauh.

“Kalau toh misalnya ada pemutihan maka seharusnya tidak dicantumkan kedalam bagian potensi dari APBD Jabar yang seperti kita tau sekarang turun agak jauh,” tambah Daddy.

Daddy juga menyatakan, Komisi IV nantinya akan memberikan nota komisi kepada Dinas Sumber Daya Air, Bappeda dan Bapenda supaya diharapkan tidak ada kesalahpahaman .

“Komisi saya kira bisa memberikan nota komisi kepada kawan-kawan Dinas Sumber Daya Air dan miskipun bukan mitra komisi tapi bisa juga ke Bappeda dan Bapenda supaya tidak ada missed jadi jangan sampai asumsi -asumsi yang kita gunakan dalam APBD salah,” tutup Daddy Rohanady.***