Ridwan Solichin: Bangkitkan Geliat Ekonomi dengan Menumbuhkan Wirausahawan

Ridwan Solichin: Bangkitkan Geliat Ekonomi dengan Menumbuhkan Wirausahawan

Kab. Sumedang, INDO-SATU,  — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat dari daerah pemilihan (Dapil) Jabar XI, H. Ridwan Solichin, sosialisasikan Peraturan Daerah No. 6 Tahun 2019 Tentang Kewirausahaan Daerah di Kec. Wado Kab. Sumedang, Rabu (15/12/21).

Ridwan mengatakan disusunnya Perda No. 6 Tahun 2019 ini untuk menumbuhkan semangat kewirausahaan yang kreatif, inovatif dan berwawasan lingkungan. Selain itu untuk menciptakan ekosistem ekonomi kreatif yang efisien sehingga terjadi peningkatan kapasitan pelaku wirausaha.

“Perda ini sangat penting karena untuk bisa menjadikan Kabupaten Sumedang bergeliat secara ekonomi, kita harus bisa memberikan peningkatan kewirausahaan yang ada di Kabupaten Sumedang,” ujar Ridwan.

Ridwan menekankan dengan adanya Perda No. 6 Tahun 2019 bisa diharapkan dapat menumbuhkan wirausahawan-wirausahan muda, yang mendapatkan fasilitasi dan perhatian khusus dari pemerintah agar geliat ekonomi ditengah Pandemi Covid-19 ini bisa semakin tumbuh dan berkembang.

“Pembangunan sumber daya wirausaha harus mendapat fasilitasi dari pemerintah serta mendapatkan pendidikan dan pelatihan kewirausahaan,” tambah Ridwan.

Ridwan pun berharap pembudayaan dan penumbuhan wirausaha baru harus masuk ke dunia pendidikan agar bermunculan para pengusaha untuk tercapainya kemakmuran khususnya di Kab. Sumedang.

“Kami sangat mengharapkan semangat Kewirausahaan ini harus masuk kedalam materi materi kuliah bahkan materi kurikulum yang ada di sekolah sejak SD, SMP, SMA bahkan hingga perguruan tinggi, harus diberikan mindset terkait kewirausahaan,” pungkas Ridwan.***

Anugerah IJTI Jabar Sebagai Motivasi Ineu Bekerja Dalam Pandemi

Anugerah IJTI Jabar Sebagai Motivasi Ineu Bekerja Dalam Pandemi

Kota Bandung, INDO-SATU, – Ikatan Jurnalis Televisi (IJTI) Jawa Barat dalam acara “Malam Anugerah IJTI Jawa Barat 2021 memberikan penghargaan kepada Wakil Ketua DPRD Jabar Dr. Hj. Ineu Purwadewi Sundari, S.Sos., M.M., sebagai Tokoh Perempuan Inovatif di Era Pandemi Covid-19.

Ineu mengapresiasi IJTI Jabar atas anugerah yang telah diberikan kepadanya. Menurutnya, ini merupakan kejutan yang luar biasa yang diberikan kepada dirinya.

“Terimakasih kepada rekan-rekan IJTI yang sebelumnya telah mengundang saya, dan ternyata malam ini saya mendapat kejutan luar biasa dan tidak diduga ternyata hasil kerja rekan-rekan di DPRD Jabar diapresiasi IJTI Jabar dengan memperoleh anugerah sebagai Tokoh Perempuan Inovatif di Era Pandemi Covid-19,” kata Ineu, dalam sambutannya di Hotel Grand Preanger, Kota Bandung, Jawa Barat, Senin, (13/12/2021).

Ineu menyebut, penghargaan ini merupakan hasil dari rekan-rekan di DPRD Provinsi Jawa Barat yang terus bekerja meskipun saat ini kondisinya masih dalam pandemi Covid-19.

“Anugerah ini adalah hasil atas capaian dan kinerja dari rekan-rekan di DPRD Jabar untuk masyarakat Jawa Barat bagaimana menghadapi pandemi Covid-19 hingga saat ini,” ucapnya.

Ineu berharap IJTI Jabar dapat terus berkolaborasi dengan DPRD Provinsi Jawa Barat dalam bekerja, meskipun saat ini kondisinya masih pandemi Covid-19.

“Terimakasih kita harus tetap semangat dalam kebersamaan menghadapi pandemi ini dan rekan-rekan IJTI yang selalu mendampingi dan mensupport kami untuk terus bekerja ditengah masyarakat,” pesannya.

Diketahui, turut hadir dalam acara tersebut, Gubernur Jabar Ridean Kamil, H. Umuh Muhtar, Direktur BANK Indonesia, BUMD, serta sejumlah Kepala Daerah (Bupati dan Walikota) yang turut serta memperoleh penghargaan Malam Anugerah IJTI Jawa Barat 2021.***

Kota Bandung Berduka, Yana Minta Pelayanan Publik Tetap Optimal

Kota Bandung Berduka, Yana Minta Pelayanan Publik Tetap Optimal

Bandung – Pemerintah Kota (Pemkot) tengah berduka atas wafatnya Wali Kota Bandung, Oded M. Danial pada Jumat 10 Desember 2021 lalu. Namun Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana memastikan pelayanan publik di lingkungan Pemkot Bandung tetap berjalan seperti sedia kala.

“Hingga saat ini saya masih sangat berduka. Saya sangat kehilangan Mang Oded (sapaan akrab Oded M. Danial). Pemkot Bandung juga berduka. Tetapi saya ingin pastikan, pelayanan publik tetap berjalan dengan normal,” kata Yana, dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (11/12/2021).

Perlu diketahui, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil telah mengeluarkan surat bernomor 39/HM.07/Pem.Otda tertanggal 10 Desember 2021.

Dalam surat tersebut, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil memerintahkan Wakil Wali Kota Bandung untuk melaksanakan tugas dan wewenang Wali Kota Bandung hingga terdapat ketentuan dan kebijakan lebih lanjut. Tujuannya, untuk menjamin keberlangsungan Pemkot Bandung.

Dalam surat tersebut dijelaskan, hal itu diambil berdasarkan Pasal 78 ayat 2 huruf U Undang-undang 23 tahun 2014 tentang pemerintah daerah. yang menyebutkan kepala daerah berhenti karena meninggal dunia.

Pertimbangan lainnya yaitu Pasal pasal 66 ayat 1 huruf C Undang-undang No 9 Tahun 2015 tentang tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

Pada pasal tersebut disebutkan, wakil kepala daerah mempunyai tugas melaksanakan tugas dan wewenang kepala daerah apabila kepala daerah menjalani masa hukuman atau berhalangan sementara.

Dalam surat tersebut Gubernur Jawa Barat atas nama Pemerintah Daerah Provinsi Jabar turut berbelasungkawa atas wafatnya Wali Kota Bandung.

Terkait hal tersebut, Yana meminta seluruh Aparat Sipil Negara (ASN) Pemkot Bandung tetap melaksanakan tugas dan wewenangnya seperti biasa.

Bahkan untuk mewujudkan pemerintahan akuntabel seperti yang dicita-cita almarhum Oded M. Danial, Yana meminta seluruh ASN bekerja lebih profesional lagi.

“Laksanakan tugas dengan sebaik-baiknya. Ingat pesan-pesan yang sempat disampaikan Mang Oded. Laksanakan tugas sebaik-baiknya dan penuh tanggung jawab, maka kita semua akan memperoleh ganjaran dari Allah SWT,” tutur Yana. (Res)***

Momentum Reses Oleh Soleh Sapa Masyarakat Kabupaten Tasikmalaya

Momentum Reses Oleh Soleh Sapa Masyarakat Kabupaten Tasikmalaya

KABUPATEN TASIKMALAYA, INDO-SATU, — Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Daerah Pemilihan XV (Kota & Kabupaten Tasikmalaya) melaksanakan Reses I masa sidang 2021 – 2022.

Pada kesempatan tersebut Oleh Soleh mendapatkan banyak aspirasi dari masyarakat baik itu di bidang infrastruktur, bidang pendidikan.

Kang Oleh (Sapaan Oleh Soleh) menjelaskan bahwa setiap aspirasi yang ditampung harus sesuai dengan sistem Infromasi Pembangunan Daerah (SIPD) agar sesuai dengan tata tertib administrasi di pemerintahan.

“Setiap Aspirasi yang kita dapatkan di tiap Dapil itu harus sesuai dengan perencanaan di SIPD agar sesuai dengan tata tertib administrasi di Pemerintahan.”ucapnya usai melaksanakan reses di Gedung PCNU Kabupaten Tasikmalaya, Kamis(02/12/2022).

Lanjutnya ia mengatakan bahwa untuk usulan perbaikan dan pemeliharaan di bidang infrastruktur bisa melalui desa.

“Semua usulan perbaikan dan pemeliharaan di bidang infrastruktur bisa melalui desa, untuk kedepannya di catat, dan dialokasian disitu.”ucapnya

Oleh mengatakan untuk perbaikan jalan, atau jembatan yang kewenanganya ada di Provinsi insyaallah akan langsung diperbaiki.

“Untuk perbaikan jalan ataupun jembatan yang kewenangananya ada di Provinsi insyaallah segera diperbaiki.”ucapnya

“Akan tetapi untuk perbaikan jalan yang kewenangannya ada di Kabupaten/Kota, Kecamatan, Kelurahan ataupun Desa harus melalui proses administrasi, harus ada musrembangnya, dan juga usulan Bupati.”ucapnya.

Lebih lanjut Oleh mengatakan bahwa semua usulan aspirasi yang didapatkan pada reses kali ini bisa disampaikan pada agenda forum Rapat Paripurna.

Kemudian Oleh menyebutkan untuk urusan Tasik Selatan paling akhir di tahun 2022 sudah menjadi keputusan politik Provinsi Jawa Barat sebagai CDOB yang akan disukseskan menjadi Otonomi Daerah di Kabupaten Tasikmalaya.

“Untuk urusan Tasik Selatan, Prolegda Provinsi Jawa Barat akan membahas tentang perda Tasela di akhir tahun 2022, dan sudah menjadi keputusan politik Provinsi Jawa sebagai CDOB yang akan disukseskan menjadi Otonomi Daerah di Kabupaten Tasikmalaya.”ucapnya.***

Sari Sundari Jaring Aspirasi Masyarakat Ciwidey, Kabupten Bandung

Sari Sundari Jaring Aspirasi Masyarakat Ciwidey, Kabupten Bandung

Kabupaten Bandung, INDO-SATU, – Anggota Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat Hj. Sari Sundari.S.Sos Melaksanakan Reses I Tahun Sidang 2021 -2022 di Pondok Winagung Hotel Jl. Raya Ciwidey, Rancabali, Kabupaten Bandung, Rabu (1/12/2021 ) Beberapa Aspirasi disampaikan Masyarakat Ciwidey khususnya Kelompok Tani , UMKM dan PKK kecamatan Ciwidey .

Sari Sundari mengatakan , Aspirasi dari kelompok tani diantaranya Masyarakat Tani menginginkan pemerintah bisa memberikan harga panen yang layak seperti menanam mudah, produksi tidak mahal namun hasil panen yang mahal , sedangkan aspirasi dari UMKM memginginkan bantuan dipermudahnya birokrasi perijinan sehingga mendapatkan label halal dipermudah dan diperbanyak kuotanya .

“Beberapa aspirasi disampikan pada reses kali ini , seperti dari kelompok tani yang menginginkan pemerintah turut andil dalam memberikan hasil panen yang layak karena para tani maunya menanam dengan mudah, produksi tidak mahal namun mendapatkan hasil panen yang mahal atau layak untuk mereka, sementara dari para pelaku UMKM minta dipermudah birokrasi untuk mendapatkan label halal dan dibanyakin kuotanya ” Ujar Sari usai jaring aspirasi reses di ciwidey , Kabupaten Bandung.

Sari juga menambahkan, nantinya aspirasi dari masyarakat akan ditindaklanjuti meniadi masukan dalan rapat fraksi dan menjadi pandangan umum dari fraksi PKS dan akan disampaikan kepada mitra- mitra kerja dari komisi II.

“Nanti pastinya hasil reses kali ini akan kita bawa ke fraksi dan dijadikan pandangan umum dari fraksi PKS dan saya pribadipun akan menyampaikan aspirasi yang didapat kepada mitra-mitra kerja dari komisi II tempat saya berada” Tutup Sari Sundari.***

Prioritaskan Program Hasil Musrenbang Kota Cirebon

Prioritaskan Program Hasil Musrenbang Kota Cirebon

KOTA CIREBON, INDO-SATU, – Banyak masukan-masukan aspirasi dari masyarakat termasuk usulan-usulan dari Pemerintah Kota Cirebon dari hasil Musrenbang Kota Cirebon. Ada yang belum terakomodir dari Pemkot Cirebon diusulkan kembali ke Pemprov Jabar ditahun depan. Demikian ungkapan Eryani Sulam dalam kegiatan Reses I Tahun Sidang 2021-2022 Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Daerah Pemilihan XII (Kota Cirebon, Kab. Cirebon dan Kab. indramayu).

“Ada masukan juga dari wakil walikota Cirebon agar mempriroitaskan hasil musrenbang agar didorong pada tahun anggaran 2022,” ujar Eryani Sulam di Rumah Dinas Wakil Walikota Cirebon, Jalan Jend. Sudirman, no. E 2 A, Desa Kalijaga Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, Rabu (1/12/2021).

Terutama, tambahnya, untuk penerangan jalan dan jalan provinsi yang sekarang ini sudah mulai rusak. Lantaran hampir dua tahun terakhir untuk pemeliharaan jalan ini tidak optimal. Selain itu yang tidak kalah penting ialah soal irigasi untuk pengairan sawah. Ada dua sungai yang berbatasan dengan kabupaten untuk pengairan sawah.

“Saya juga menyampaikan kepada anggota dewan Kota Cirebon, untuk urusan irigasi dan limbah rumah tangga. Terutama soal penganggaran bisa disampaikan, lalu akan ditindaklanjuti dalam pembahasan musrenbang provinsi tahun berikutnya,” katanya.

Eryani melanjutkan, masyarakat secara awam mempertanyakan soal penerapan protokol kesehatan. Karena itu, dalam kegiatan reses yang dihadiri 175 orang tersebut menjadi sarana edukasi tentang penerapan protokol kesehatan. Masyarakat melihatnya lebih sederhana soal prokes yang hingga kini masih terbilang ketat. Sehingga, dalam reses tersebut, pihaknya juga menyampaikan bahwa dalam kondisi saat ini masih perlu untuk menerapkan prokes.

“Kita juga menyampaikan bahwa pandemi ini belum berakhir, bahkan beredar pemberitaan adanya gelombang ketiga. Sehingga masih perlu kedisiplinan penerapan prokes,” tandasnya.****

Lewat Reses I, Achmad Ru’yat Berikan Solusi untuk Masyarakat terkait Akses SIPD

Lewat Reses I, Achmad Ru’yat Berikan Solusi untuk Masyarakat terkait Akses SIPD

Kabupaten Bogor,INDO-SATU, – Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Daerah Pemilihan VI (Kabupaten Bogor) H. Achmad Ru’yat menggelar kegiatan Reses I Tahun Sidang 2021 -2022, yang bertempat di Aula Warso Farm, Desa Cipelang, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor. Rabu (01/12/2021).

Dalam kesempatan tersebut, Achmad Ru’yat menerima aspirasi dari masyarakat yaitu terkait sulitnya mendapatkan program bantuan sosial ruang kelas baru (RKB) dan kesulitan mengakses Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD).

Menanggapi hal tersebut, Achmad Ru’yat mengatakan secara kongkrit SIPD dibuat untuk terciptanya akuntabilitas, transparansi serta mengikuti perkembangan di era digital saat ini.

“Yang harus jadi solusi ialah, SIPD ini harus dijelaskan secara detil teknis pelaksanaannya kepada seluruh masyarakat agar aplikasi SIPD ini dikuasai masyarakat dan ini terpantau pengawasannya,” katanya.

Kemudian, melalui SIPD ini diyakini dapat mempermudah masyarakat dalam proses pengajuan aspirasi dari masyarakat yang bisa lebih transparan dan akuntabel.

“Ini suatu proses yang secara bertahap, mudah-mudahan seiring dengan berjalannya waktu hal ini bisa disosialisasikan kepada masyarakat,” pungkas Ru’yat.

Ru’yat berharap, kedepan harus ada tim teknis yang familiar dengan dunia digital sehingga hal tersebut dapat membantu dalam proses pengajuan yang menjadi kebutuhan di tengah-tengah masyarakat sehingga terkontrol dapat terkontrol dengan baik.***

Ketua DPRD Jabar Serap Aspirasi Masyarakat Desa Cintamekar Subang

Ketua DPRD Jabar Serap Aspirasi Masyarakat Desa Cintamekar Subang

Kabupaten Subang, INDO-SATU, – Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, Brigjen TNI (Purn). Taufik Hidayat serap aspirasi masyarakat Desa Cintamekar Kecamatan Serangpanjang Kabupaten Subang dalam rangka Reses I Tahun Sidang 2021-2022, Rabu (1/12/2021).

Taufik Hidayat dalam kesempatan tersebut menyebutkan, pandemi covid-19 yang masih melanda sampai saat ini mengakibatkan anggaran tersendat dan mempengaruhi pembangunan Jawa Barat.

“Saya, Pak Gubernur dan Pak Bupati sudah berkeliling Subang, tapi gara-gara Covid-19 anggarannya ‘tercekek’, insyaAllah tahun depan bantuan untuk Kab. Subang lebih optimal”, ujar Taufik.

Ia pun menghimbau masyarakat untuk terus menaati protokol kesehatan, walaupun saat ini situasi pandemi dinilai tengah landai. Namun penerapan protokol kesehatan, serta menerapkan pola hidup sehat harus tetap dilakukan agar pandemi segera berakhir dan program pembangunan bisa kembali berjalan secara optimal.

“Tidak di kampung tidak di kota semuanya pasti nuju rieut (pusing), mari taati protokol kesehatan, kita berdoa agar covid hilang, subang bahagia”, kata Taufik.

Hadir dalam kesempatan tersebut Bupati Subang, H. Ruhimat serta Wakil Ketua DPRD Kabupaten Subang, Aceng Kudus.

Dalam sambutannya, Bupati Subang H. Ruhimat menyambut positif pelaksanaan kegiatan Reses Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat.

Ia berharap berbagai aspirasi dari masyarakat Kabupaten Subang dapat diserap serta diperjuangkan di tingkat Provinsi Jawa Barat.

“Dengan adanya pelaksanaan reses di Desa Cintamekar ini memberikan optimisme karena bagaimana pun kita membutuhkan bantuan dari orang tua kita di Provinsi Jawa Barat keur ngabangun wilayah urang”, ujar Kang Jimat.

Sebagai informasi bahwa saat ini Pimpinan dan Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, tengah melaksanakan agenda Reses I Tahun Sidang 2021-2022. Berlangsung dari tanggal 1 hingga 10 Desember 2021, kegiatan reses dilakukan guna menjaring aspirasi masyarakat di setiap daerah meliputi 27 Kabupaten/Kota di Jawa Barat.

Selanjutnya hasil reses berupa aspirasi masyarakat akan dilaporkan secara langsung di hadapan Rapat Paripurna DPRD Provinsi Jawa Barat, untuk selanjutnya ditindaklanjuti oleh unsur pemerintah dalam hal ini Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat sebagai usulan program pembangunan.***

PT KCIC Pastikan Insiden Bekisting Jatuh Tak Memakan Korban

PT KCIC Pastikan Insiden Bekisting Jatuh Tak Memakan Korban

BANDUNG, INDO-SATU – PT Kereta Cepat Indonesia-Cina (KCIC) memastikan insiden puluhan besi bekisting jatuh di kawasan komplek Lembah Teratai, RT 4 RW 12, Desa Gadobangkong, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB), pada Selasa 9 November 2021 lalu tidak memakan korban.

Pasalnya peristiwa itu tidak terjadi di area hunian warga, melainkan di area konstruksi yang tertutup untuk umum.

“Betul ada besi bekisting yang jatuh di Ngamprah namun besi tersebut jatuh di area konstruksi yang tertutup sehingga tidak ada warga yang terluka,” kata GM Corporate Secretary PT KCIC, Mirza Soraya, Senin 15 November 2021.

KCIC bakal menelusuri penyebab kejadian itu. Hingga saat ini pihaknya belum menemukan bukti adanya pelanggaran prosedur dalam kejadian tersebut. Saat ini, pihaknya masih melakukan investigasi mendalam untuk mengetahui kronologi dan penyebab kejadian secara detail.

“Penyebabnya masih belum bisa Kami sebutkan karena saat ini kontraktor masih melakukan investigasi mendalam apakah ada pelanggaran prosedur atau tidak,” tambahnya.

Mirza menyebut, saat ini, besi bekisting tersebut sudah ditangani langsung oleh pihak kontraktor dan area sudah dibersihkan sehingga pekerjaan konstruksi bisa kembali berjalan normal.

“Sekarang besi-besi tersebut sudah dibersihkan oleh pihak kontraktor jadi pekerjaan konstruksi sudah normal kembali,” paparnya.

Mirza pun menambahkan bahwa apapun penyebab jatuhnya besi bekisting tersebut, pihaknya akan meningkatkan pengawasan terhadap proses pengerjaan konstruksi di semua area agar kejadian serupa tidak terulang.

“Apapun penyebabnya, tentu ini jadi pelajaran bagi Kami dan kedepannya pengawasan terhadap pekerjaan proyek akan ditingkatkan supaya tidak ada lagi kejadian seperti ini,” tambahnya.

Lebih lanjut, Mirza menekankan kalau di setiap area pembangunan proyek KCJB terdapat prosedur keselamatan dan keamanan kerja yang ketat, termasuk melarang masyarakat umum masuk ke area proyek guna menghindari kecelakaan.

“Di setiap area proyek ada aturannya. Prosedurnya ketat soal keamanan dan keselamatan kerja. Warga juga dilarang masuk demi keselamatan mereka dan menghindari kecelakaan di area proyek,” paparnya.

Laba Bersih Wom Finance Meningkat 34 Persen

Laba Bersih Wom Finance Meningkat 34 Persen

BANDUNG, INDO-SATU – PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (Perseroan) terus melakukan inovasi dan inisiatif dalam rangka perbaikan kinerja Perseroan di tengah pandemi Covid 19.

Hal tersebut diungkapkan Presiden Direktur WOM Finance, Djaja Suryanto Sutanda pada kegiatan Public Expose atau Paparan Publik secara virtual pada Rabu(3/11).

Menurutnya, hingga saat ini perseroan telah merealisasikan proses digitalisasi akuisisi dan channel payment. Selain itu Perseroan juga telah berhasil menerapkan Work by Virtual dalam rapat, training, sosialisasi dan aktivitas operasional bagi karyawan.

“Perseroan juga telah menjalankan sentralisasi proses operasional dan kredit serta optimalisasi produktivitas dan efektivitas tenaga marketing dan penagihan,” katanya.

Untuk pengembangan produk, kata Djaja, pada Agustus lalu Perseroan telah meluncurkan produk baru pembiayaan logam mulia bernama MasKu.

“Keberhasilan Perseroan dalam menjalankan keseluruhan strategi ditengah masa sulit Pandemi Covid 19 memberikan dampak yang positif bagi pencapaian kinerja Perusahaan.” jelasnya.

Sementara itu, Direktur Perseroan, Zacharia Susantadiredja mengatakan,  Perseroan mencatatkan laba bersih selama sembilan bulan pertama 2021 sebesar Rp76 miliar. Laba bersih ini meningkat 34% dibandingkan pada periode September 2020 yang mencapai Rp56 miliar.

“Peningkatan Laba Bersih ini didorong atas perbaikan kualitas portofolio yang signifikan, pertumbuhan penyaluran pembiayaan yang sehat dan konsistensi atas efisiensi biaya dana dan operasional Perseroan,”jelasnya.

Sementara itu,  total penyaluran pembiayaan mengalami peningkatan sebesar 69% yakni mencapai Rp3,0 triliun dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp1,8 triliun.

“Total Ekuitas mengalami peningkatan 8% menjadi Rp 1,3 triliun, Return on Asset (ROA) 2.7% dengan Return on Equity (ROE) 8,1%, meningkat masing-masing dari1,5% dan 6,1% dibandingkan September 2020. Sedangkan Non Performing Financing/NPF – Nett 0,9%, turun 1,9% dibandingkan September 2020,” katanya.

Ia menegaskan, hingga saat ini kinerja Perseroan Secara keseluruhan berjalan terus membaik ini tidak lain adalah kerja kerasseluruh manajemen dan karyawan. Dengan keberhasilan ini,

“Kami siap melakukan ekspansi yang lebih luas untuk mencapai pertumbuhan yang lebih solid demi kepuasaan konsumen dan mitra kami,” pungkasnya.