Pimpin Bandung Barat, Hengky Kurniawan Torehkan Segudang Capain

BANDUNG, INDO-SATU – Masa jabatan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan tersisa satu tahun lagi, meski dirinya masih belum mengemban status definitif.

Selama empat tahun perjalanan, beragam dinamika pemerintah terus mengiringi setiap kebijakan yang ditempuh.

Salah satunya berkaitan dengan janji politik yang masih belum direalisasikan menjadi polemik dan banyak ditagih berbagai elemen masyarakat.

Kendati demikian, Hengky mengaku, baik Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) maupun janji politiknya semua ada progres dan tahapannya.

Menurutnya, semua itu ada yang sempurna dan ada yang tak sempurna. Namun, pihaknya tetap berikhtiar dan paling penting melakukan optimalisasi SDM.

“Kita lakukan optimalisasi mulai dari pendidikan, kesehatan termasuk infrastruktur,” katanya kepada wartawan.

Kaitan dengan infrastruktur, sebut dia, hingga hari ini proyek PT SMI, yaitu pembangunan jalan di wilayah Gununghalu, Cilangari hingga Cianjur masih berjalan.

“Progres pembangunan jalan di wilayah selatan tersebut sudah mencapai 80 persen,” sebutnya.

Kemudian, lanjut dia, pada bidang pendidikan pihaknya masih melakukan renovasi ruang kelas. Termasuk, berupaya untuk menambah sarana dan prasarana membangun infrastruktur internet.

“Internet saat ini sangat dibutuhkan para pelajar di KBB. Dengan adanya internet siswa dapat dengan mudah mengakses beragam inovasi,” ujarnya.

Ia mengaku, bagi dirinya infrastruktur internet sangat penting karena pemerintah pusat juga memiliki program digitalisasi nusantara.

“Makanya setelah infrastruktur jalan selesai, infrastruktur internet juga turut dibangun dengan harapan bisa dinikmati pelajar, UMKM dan sebagainya,”

Selanjutnya di bidang kesehatan, sebut dia, pihak sudah memiliki layanan call center 119 yang mana kalau ada kejadian-kejadian darurat, seperti kecelakaan dapat mendapat respon dengan cepat, lokasinya di mana, faskes terdekatnya, kemudian terkoneksi ke 32 ambulans di puskesmas maupun yang ada di 165 desa.

“Ini kan baru mulai, namun Dinkes maksimal. Tapi, kalau pun ada kekurangan tentunya bakal terus kita evaluasi,” ucapnya.

Untuk capaian-capaian yang lain seperti ruang publik, lanjut dia menerangkan, pihaknya ingin beberapa kecamatan itu memiliki ruang publik.

“Insyaallah tahun depan akan ada dua pembangunan alun-alun, yaitu Alun-alun Lembang dan Alun-alun Bandung Barat,” terangnya.

Menurutnya, hal itu menjadi upaya pihaknya dalam mewujudkan masyarakat yang bahagia, karena alun-alun ini diharapkan menjadi tempat rekreasi dan tidak berbayar.

“Kemudian ini juga bisa menjadi tempat bagi anak-anak muda untuk membuat konten-konten yang kreatif,” tandasnya. (Advertorial)

Facebook
Twitter
WhatsApp

Copyright © 2020 Indo-Satu. All rights reserved.