Ketua GOW Ciamis Meminta Kaum Perempuan Untuk Mensukseskan Vaksinasi Covid-19

Ketua GOW Ciamis Meminta Kaum Perempuan Untuk Mensukseskan Vaksinasi Covid-19

Ciamis, – Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Ciamis, Hj. Talbiyah Munadi, S.H,. M.H meminta masyarakat khususnya kaum perempuan untuk melakukan Vaksinasi Covid-19.

Apalagi programnya untuk kesehatan, kita pada dasarnya tetap mendukung, walaupun masih pro-kontra, namun saya yakin dan percaya bahwa pemerintah akan bertanggung jawab,” kata Hj. Talbiyah Munadi, S.H,. M.H, saat ditemui usah kegiatan Pembinaan Organisasi GOW, di Gedung Puspita Ciamis, Jumat (15/1/2021).

“Vaksin itu untuk pencegahan virus dan kekebalan tubuh, oleh sebab itu kaum perempuan harus ikut mensukseskan vaksinasi Covid-19,” ujarnya.

Hj. Talbiyah menegaskan memang segala sesuatu ada tantangan dan hambatan. Kalau memang ada pribadinya yang menolak itu hak mereka.

“Ia menuturkan bahwa dalam kondisi pandemi Covid-19, sebagai perempuan kita harus lebih memperketat 3M, yaitu memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. Dimana pun berada kita harus memperkat itu, dalm lebih waspada.

Hj. Talbiyah meminta perempuan Tatar Galuh Ciamis harus dapat bekerjasama bahu membahu, untuk segera Covid-19 ini berlalu, selara lahir kita harus menjaga kesehatan, dan selara bathin kita harus bermunajat berdoa kepada Alloh supaya pandemi Covid-19 ini segera hilang. (Ton)***

Agun Gunajar Meminta Masyarakat Indonesia Untuk Pentingnya Menjaga Sikap Toleransi

Agun Gunajar Meminta Masyarakat Indonesia Untuk Pentingnya Menjaga Sikap Toleransi

Ciamis – Anggota Komisi XI DPR RI, Agun Gunanjar Sudarsa meminta semua warga masyarakat di Indonesia harus tetap menjaga sikap toleransi, dan harus mampu memberikan ruang serta saling menghargai dan menghormati terhadap Komunitas kecil sekalipun.

Toleransi itu kan satu bentuk interaksi, kalau dalam Agama Islam itu Muamallah, bentuk interaksi sosial, jadi dalam proses interaksi itu harus bisa mengendalikan diri serta harus mampu memberikan ruang, dan tiadanya ancaman untuk keyakinan dan hak-haknya golongan tertentu,” kata, Anggota Komisi XI DPR RI, Agun Gunanjar Sudarsa, saat menghadiri Forum Diskusi Publik di Hotel Priangan, Kamis (14/1/2021).

“Karena bagaimana pun semua harus dilindungi, melindungi segenap bangsa, seluruh tumpah darah, enggak boleh ada yang tertinggal,” ujarnya.

Menurut Agun, negara Indonesia merupakan negara yang paling potensial, jadi kalau tidak mampu mengelola keberagaman yang berbeda agama, suku, agama dan istiadat. Ini akan terjadi sitregasi.

Agun menuturkan bahwa pentingnya kolaborasi dalam kehidupan sehari-hari, artinya dapat memposisikan setiap manusia adalah sama, tidak ada yang berbeda. Semua harus berkolaborasi.

Sementara, ketua Umum FKB (Forum Ketahanan Bangsa) Kabupaten Ciamis, Mohammad Izudin menyebut bahwa ruang kebebasan publik berfikir dan berbicara adalah suatu kebutuhan pokok dalam membangun dan menjaga integritas demokrasi, Kaidah demokrasi ini berlandaskan nilai-nilai luhur setiap sila dalam Pancasila.

“Persatuan dalam perbedaan merupakan pundamen etik demokrasi Pancasila, Perbedaan dan keberagaman yang lebar dan tajam merupakan anugrah terbesar dari Alloh,” ujarnya.

Izudin menuturkan bahwa selain untuk Menjalin silaturahim antar seluruh komponen masyarakat yang tergabung dalam berbagai organisasi, Tokoh Agama, Cendikiawan, bersama unsur Musyawarah Pimpinan Daerah Kabupaten Ciamis.

Kegiatan Forum ini bertujuan untuk menyatukan persepsi untuk satu tekad satu tujuan DEMI BANGSA dengan memberikan semua pihak untuk berbicara dalam menghadapi fenomena kebangsaan yang berkembang saat ini.

Disamping itu, kegiatan ini untuk menjalin rasa persaudaraan dan kekeluargaan dalam rangka menjaga keutuhan bangsa dan negara untuk Membangun optimisme masa depan bagi generasi muda dalam menatap masa depan,” ungkap Izudin.

Forum Ketahanan Bangsa akan berupaya memberikan sumbangsih pemikiran yang konstruktif bagi pembangunan masyafakat bangsa dan negara terutama bagi masyarakat Ciamis,” pungkasnya. (Ton)***

 

Menakar Untung Rugi Pembangunaan Tol untuk Kabupaten Ciamis, KMC Galuh Taruna Bandung Gelar Diskusi

Menakar Untung Rugi Pembangunaan Tol untuk Kabupaten Ciamis, KMC Galuh Taruna Bandung Gelar Diskusi

Ciamis – Dengan adanya Jalan Tol Bandung-Cilacap yang melewati Ciamis, Keluarga Mahasiswa Ciamis (KMC) “Galuh Taruna” Bandung menggelar kajian strategis mengenai dampak terhadap kebudayaan.

Mengingat masih dalam masa pandemi, kegiatan ini dilaksanakan secara daring pada 28 November 2020 pukul 13.30 WIB sampai pukul 15.20 WIB. Kegiatan ini dilaksanakan dengan menghadirkan 3 pemateri dari unsur peneliti, Kepala Dinas Pariwisata Kab. Ciamis serta komuntias Pecinta Lingkungan dan Gunung (Pelindung).

Kegiatan ini dilaksanakan mengingat dengan adanya tol yang melewati Kabupaten Ciamis dikhawatirkan dapat merubah kondisi sosial, politik, ekonomi serta budaya dalam masyarakat.

Jalan Tol yang akan dibangun sepanjang 206,6 KM mulai pada tahun 2022 merupakan suatu keresahan bagi sejuhlammasyarakat karena dapat mempengaruhi seluruh aspek dalam kehidupan masyarakat.

Dr. Deni Miharja, M.Ag, yang merupakan Kepala Pusat Penelitian UIN Sunan Gunung Djati Bandung menyatakan bahwa “tentu ketika pembangunan tol tersebut digulirkan maka bisa munculnya pro dan kontra, yang pro karena memang betul sudah ada rencana yang matang dan ada kajian, yang  kontra bisa jadi karena ada keterbatasan pemahaman dan informasi” Ungkap Deni dalam keterangan tertulis KMC Galuh Taruna Bandung.

Pembicara lainnya, Dr. H. Wasdi Izudin, M, Si., Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Ciamis mengutarakan bahwa “dengan adanya pembangunan tol ini memang ada buruknya namun lebih banyak baiknya dan kita harus siap menjadikannya peluang bagi pariwisata demi membangun ekonomi mandiri dan kesejahteraan untuk seluruh masyarakat Kabupaten Ciamis”

Dari unsur komunitas, kang Gun Gun Guntara menilai pembangunan jalan tol ini, harus terjalinnya harmonisasi antara lingkungan dan manusianya berjalan berdampingan tanpa terganggu dan sebisa mungkin pemerintah untuk mengantisipasi seluruh efek buruk dari pembangunan jalan tol ini.

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai unsur komunitas serta masyarakat dari siswa, mahasiswa, masyarakat serta beberapa tokoh organisasi serta komunitas. Terkonfirmasi ada sebanyak 45 peserta yang mengikuti kegiatan ini dan diharapkan dengan adanya kegiatan ini mampu memberikan pemahaman pada seluruh unsur masyarakat yang di Kabupaten Ciamis. (Tor)***

Baca Juga : Diresmikan Wagub Jabar, Pemprov Siap Bantu Pengembangan Wisata Curug Tabraya di Panjalu

Diresmikan Bupati : Kampung Berwarna, Rumah Runtah, dan Bukit Baros Panjalu Primadona Wisata Baru di Ciamis

Diresmikan Bupati : Kampung Berwarna, Rumah Runtah, dan Bukit Baros Panjalu Primadona Wisata Baru di Ciamis

Bupati Ciamis Herdiat Sunarya menandatangani prasasti peresmian kawasan kampung wisata Dusun Baros

Ciamis – Bupati Ciamis Herdiat Sunarya menandatangani prasasti peresmian kawasan kampung wisata Dusun Baros Panjalu, Rabu (11/11/20200). Prosesi peresmian diawali dengan sambutan-sambutan dilanjutkan dengan penandatanganan dan peninjauan kawasan wisata.

Dalam sambutannya Bupati Ciamis Herdiat Sunarya menjelaskan pihaknya mengapresiasi inovasi warga Dusun Baros yang telah bergotong-royong menciptakan potensi wisata baru yang kedepannya menjadi daya tarik wisata tersendiri di kawasan tersebut.

“Inovasi dan kreasi Kampung Berwarna Dusun Baros, Rumah Runtah, dan wisata alam Puncak Baros, tentu ini akan sangat menarik sehingga tidak menutup kemungkinan wisatawan ingin berkunjung ke Dusun Baros dengan ciri khasnya yang sekarang diresmikan,” kata Herdiat saat sambutan.

Setelah sambutan, Herdiat bersama Kepala Desa Ciomas melakukan penandatangan prasasti sebagi tanda diresmikannya kawasan tersebut. Setelah itu Bupati meninjau galeri pemanfaatan barang bekas atau Rumah Runtah Lmntrash.

“Persoalan sampah ini sangat penting untuk kita perhatikan apalagi sampah plastik karena sangat mengancam kita, sehingga hadirnya Lmntrash merupakan inovasi yang perlu terus diddukung,” kata Herdiat.

Semenetara itu, pengelola Rumah Runtah, Dike menjelaskan Rumah Runtah merupakan galeri yang menampung berbagai kerajinan kreativitas warga Kabupaten Ciamis yang ingin memasarkan dan berbagi ilmu tentang pengolahan limbah menjadi barang yang lebih bernilai.

“Jadi kalau berminat memajang kerajianan di galeri Rumah Runtah Lmntrash silahkan kita terbuka, kita belajar bersama-sama disini bagaimana agar mampu memajukan daerah kita dengan kemampuan dan sumberdaya yang ada,” ujar Dike saat ditemui usai acara.

Pihaknya berharap para pegiat kerajinan tangan di Kabupaten Ciamis bisa memiliki wadah yang jelas bagaimana meningkatkan nilai jual dari karya seninya.

“Kedepan, kami berharap para pegiat kerajian di Kabupaten Ciamis atau juga para seniman, punya wadah yang jelas bagaiamana membuat karya seninya memiliki nilai jual sehingga bisa mengharumkan nama Kabupaten Ciamis itu sendiri,” kata Dike.

Adapun kawasan wisata alam Bukit Baros indah menyajikan pemandangan Situ Lengkong yang sangat cocok untuk peminat wisata alam, juga cocok untuk menggelar kegiatan camping. (Tor)***

Baca Juga : Buah Kreativitas dan Inisiatif Warga, Kampung Wisata Baros Panjalu Diresmikan, Ada Apa Saja Disana ?

Buah Kreativitas dan Inisiatif Warga, Kampung Wisata Baros Panjalu Diresmikan, Ada Apa Saja Disana ?

Buah Kreativitas dan Inisiatif Warga, Kampung Wisata Baros Panjalu Diresmikan, Ada Apa Saja Disana ?

Warga beraktifitas di Kampung Berwarna, Dusun Baros. (Foto : Puy/Indo-satu.com)

Ciamis – Setelah berlangsung sekitar 2 bulan lamanya warga di Dusun Baros Desa Ciomas Kecamatan Panjalu berhasil membuat kawasan wisata baru di Kabupaten Ciamis.

Demikian disampaikan kepala desa Ciomas Yoyo Wahyono saat peresmian kawasan tersebut, Rabu (11/11/2020).

Dalam sambutannya, Yoyo menjelaskan di Dusun Baros terdapat tiga buah kreativitas inisiatif warga yakni Kampung Berwarna , Galeri kerajinan dari barang bekas, Rumah Runtah, serta objek wisata alam Bukit Baros Indah.

“Allhamdulillah setelah sekitar dua bulan warga disini bergotong-royong, akhirnya bisa diresmikan dan tempat ini terdapat tiga unsur kreatif, yakni  Kampung Berwarna, galeri pemanfaatan limbah Rumah Runtah, serta objek wisata Bukit Baros ini merupakan semangat positif dari warga Baros semoga bisa terus menginspirasi,” kata Yoyo.

Bukit Baros Indah (Foto : Puy/Indo-satu.com)

Dengan hadirnya kawasan ini di Kecamatan Panjalu, objek wisata semakin lengkap. Selain wisata alam Situ Lengkong, Bukit Baros juga menambah kawasan wisata di Kecamatan Panjalu terutama bagi pengunjung yang ingin menikmati suasana asri dan alami.

“Potensi ini perlu didukung berbagai pihak hadirnya Kampung Berwarna kemudian juga Rumah Runtah itu mengubah sebuah barang yang tadinya sudah kehilangan fungsi bisa bernilai jual tinggi ini perlu didukung dengan pemasaran yang baik sehingga bisa menciptakan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Yoyo.

Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya (ke empat kiri) serta jajaran foto bersama pengelola Rumah Runtah (Foto : Humas Kabupaten Ciamis)

Dalam peresmian tersebut dihadiri pula oleh Bupati, Wakil Bupati Kepala Dinas Pariwisata Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD), pihak Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ciamis serta unsur lainnya. (Tor)***

Baca Juga : Untuk Pertama Kalinya di Kabupaten Ciamis, Menikmati Indahnya Situ Lengkong Sambil Naik Perahu Kayak 

Untuk Pertama Kalinya di Kabupaten Ciamis, Menikmati Indahnya Situ Lengkong Sambil Naik Perahu Kayak 

Untuk Pertama Kalinya di Kabupaten Ciamis, Menikmati Indahnya Situ Lengkong Sambil Naik Perahu Kayak 

Suasana bermain kayak di Situ Lengkong, Kecamatan Panjalu, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat (Foto: Dok. Kancra Kayaking)

Ciamis – Bentang alam Kabupaten Ciamis yang masih asri memungkin masih banyaknya potensi yang bisa digali. Salah satunya Keberadaan Gunung Syawal sebagai kawasan hutan yang rindang berpotensi menjadi tujuan para penikmat kegiatan alam bebas.

Tak hanya pegunungan, Kabupaten Ciamis juga memiliki keragaman sejarah, budaya dan seni yang selalu menarik dibahas. Tak heran, belakangan muncul beragam atraksi kebudayaan dan karya seni asal Tatar Galuh yang kian eksis dikancah Nasional hingga International.

Tak ketinggalan, objek wisata air juga tersedia di daerah yang menjadi perbatasan antara Jawa Barat dan Jawa Tengah ini. Objek wisata andalan tersebut adalah Situ Lengkong. Disana terdapat beragam wahana wisata salah satunya adalah wisata sejarah.

Meski demikian, wisata di Kabupaten Ciamis seperti tak ada habisnya. Tak hanya wisata sejarah, budaya dan seni, dalam waktu dekat objek wisata Kabupaten Ciamis akan semakin lengkap seiring hadirnya wisata olahraga air dengan menunggagi perahu mini atau kayak sambil menikmati indahnya Situ Lengkong, di Kecamatan Panjalu, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.

Hal tersebut disampaikan Iwan Wahyudi, Managing Director perusahaan penyedia wahana olahraga kayak, Kancra Kayaking.

Iwan Wahyudi, Managing Director Kancra Kayaking (Foto: Dok. Kancra Kayaking)

Iwan menjelaskan, dengan merogoh kocek Rp 50 ribu per orang saja, pengunjung bisa menyewa kayak dengan durasi 60 menit untuk menikmati pemandangan Situ Lengkong yang menawan dan sudah termasuk satu kali cofee break.

Kancra Kayaking menjadi pelopor penyedia jasa wisata olahraga kayak di Kabupaten Ciamis yang berlokasi di Jalan Padati, Desa Pabuaran, Kecamatan Panjalu.

“Tentu bagi yang belum pernah mencoba naik kayak tidak perlu khawatir karena kami juga sudah menyediakan pemandu yang akan membimbing bagaimana menunggangi kayak tersebut,” kata Iwan saat dihubungi, Kamis (1/10/2020).

Iwan menjelaskan, Kancra Kayaking ini buka setiap hari dari  pukul 08.00 – 17.00 WIB.

“Rencanyanya kami akan launching di bulan Oktober ini, kebetulan untuk soft launchingnya sudah, beberapa waktu lalu bertepatan dengan hari kebersihan se-dunia, saya bersama pak camat bersih-bersih Situ Lengkong sambil naik kayak,” papar pria yang sudah puluhan tahun menggeluti dunia pariwisata tersebut.

Bagi anda yang penasaran dan ingin mencoba serunya wahana ini bisa reservasi melalui WhatsApp 081 2204 6846 atau 0821 4405 1211 atau mengunjungi akun instagram @kancra_kayaking.

Selain itu, mengingat kondisi pandemi saat ini, Kancra Kayaking juga berkomitmen untuk menerapkan protokol kesehatan sebagaimana imbauan pemerintah. (Tor)***

Baca Juga : Wagub Jabar Resmikan Desa Wisata Kampung Tipar di Sukabumi

 

Selamat Mengemban Amanah : Pengurus Baru KMC- GT Komisariat UIN Sunan Gunung Djati Resmi Dilantik

Selamat Mengemban Amanah : Pengurus Baru KMC- GT Komisariat UIN Sunan Gunung Djati Resmi Dilantik

Ciamis – Keluarga Mahasiswa Ciamis Galuh Taruna (KMC-GT) Bandung Komisariat UIN Sunan Gunung Djati menggelar serah terima jabatan dan pelantikan pengurus periode 2020/2021, di aula kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Ciamis, Minggu (20/9/2020).

Acara yang dimulai pada pukul 09.00 WIB tersebut mengusung tema “ Bersama Melanjutkan Estafet Kepengurusan KMC Galuh Taruna Bandung Komisariat UIN Sunan Gunung Djati Melalui Karakter Kader yang Islami dan Berkualitas, Demi Terwujudnya Kepngeurusan yang Progresif dan Solutif”.

Melalui tema tersebut, Alpian Arif sebagai Ketua Pelaksana berharap seluruh anggota KMC UIN Sunan Gunung Djati dapat bersinergi dan mempertahankan budaya positif di organisasi.

“Semoga kepengurusan pada periode ini dapat menjadi Organisasi yang Progresif dan Solutif tanpa mengurangi esensi keislaman sebagai ciri dari Almamater UIN Sunan Gunung Djati Bandung,” ungkap Alpian dalam keterangan tertulis yang diterima Indosatu.com Senin (21/09/2020).

Sementara itu, ketua umum terpilih Iip Syarif Hidayatullah berharap, kepengurusan periode ini dapat membawa kemajuan baik dalam kualitas organisasi maupun eksistensi sehingga nama baik tidak hanya di organisasinya saja, Mahasiswa Ciamis serta nama baik Kabupaten Ciamis pun akan terangkat.

Dalam kesempatan tersebut hadir sejumlah alumni, salah satunya Wasdi Ijudin. Dirinya berpesan agar Galuh Taruna bisa terus mengayomi mahasiswa asal Ciamis.

“Sejak  berdirinya KMC, senior itu selalu memberikan bimbingan kepada mahasiswa Ciamis, sehingga banyak mahasiswa yang akan dan sudah lulus itu berhasil, baik dari segi pendidikan maupun setelah menyelesaikan pendidikan. KMC harus membawa kebaikan-kebaikan bagi Ciamis, dengan adanya organisasi ini dapat menjadi pelopor untuk mengangkat, mengeksistensikan kepariwisataan Ciamis di tingkat Jawa Barat,” ungkap pria yang juga menjabat sebagai kepala dinas pariwisata Kabupaten Ciamis tersebut. (Tor)***

Baca Juga : Meski Pandemi, UIN Bandung Terus Tingkatkan Kualitas Kampus

[FOTO] Eksotisme Air Terjun Cibolang

[FOTO] Eksotisme Air Terjun Cibolang

Curug Tujuh atau yang biasa juga disebut dengan Curug Cibolang ini terletak di Kecamatan Panjalu, Kabupaten Ciamis Jawa barat. Dalam bahasa Indonesia curug berarti air terjun dari sungai. Di kawasan ini, terdapat 7 titik air terjun. Namun, sejauh ini barui curug satu ini lah yang nampaknya paling sering di kunjungi wisatawan.
Selain suasana alamnya masih asri lantaran tidak terlalu banyak pengunjung, sepanjang perjalanan menuju lokasi ini juga anda akan disuguhi berbagai pemandanagan yang menyejukan mata, perbukitan dan gunung yang berbaris serta hijaunya hamparan ladang menjadi pemandangan yang cukup membuat anda tidak merasa cape.
Saat Indo-Satu mengunjungi kawasan tersebut, desember 2019 lalu, kondisi akses jalan pun saat ini sudah mulai diperbaiki sehingga akses menuju kawasan ini tak lagi sulit