UIN Sunan Gunung Djati Bandung Arahkan Mahasiswa Peroleh Pengakuan Global Melalui Literasi Digital

UIN Sunan Gunung Djati Bandung Arahkan Mahasiswa Peroleh Pengakuan Global Melalui Literasi Digital

PUBLIKASI PROSIDING MENJADI PENCAPAIAN PEMBELAJARAN MAHASISWA AGROTEKNOLOGI UIN BANDUNG ANGKATAN 2020-2021

Bandung- Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung  diarahkan untuk memperoleh pengakuan global melalui publikasi ilmiah. Tidak tanggung-tanggung, kampus memberikan pelatihan penerapan aplikasi references sejak menjadi mahasiswa baru.

Rektor UIN Bandung, Mahmud sangat mendorong penguatan literasi  digital dan akselarasi publikasi ilmiah di lingkungan mahasiswa.  Termasuk pelatihan berkenaan dengan akses repositori bereputasi dan mencermati penulisan artikel ilmiah dalam bentuk prosiding.

Salah satu fakultas yang mengharuskan dan mengutamakan literasi digital kepada mahasiswanya adalah Fakultas Sains dan Teknologi. Terkhusus dalam publikasi ilmiah  yang disertai dengan diseminasi wahyu memandu ilmu (WMI) sebagai paradigma UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
”Diseminasi paradigma WMI melalui publikasi ilmiah ini menjadi arusutama di lingkungan akademisi sains dan teknologi,” ujar Hasniah Aliyah,  Dekan Fakultas Sains dan Teknologi Kampus I Jalan AH. Nasution 105, Bandung, Selasa (03/11/20).

Senada dengan Dekan,Ketua Jurusan Agroteknologi Liberty Chaidir,  berkomitmen untuk penguatan paradigma WMI melalui pembelajaran keilmuan Islam sejak di semester awal. Salah satunya adalah penerapan pembelajaran  takhrij hadis melalui penerapan aplikasi digital. Berikut syarah hadis dengan pendekatan agroteknologi.

“Template prosiding telah disiapkan sejak awal perkuliahan. Mahasiswa tengah berlatih menulis paragraf per paragraf. Peningkatan kualitas penulisan dan kemajuan project pencapaian kertas kerja luar biasa seakan writing sprint,” lanjut Wahyudin Darmalaksana, Dosen Metodologi Ilmu Hadis di Jurusan Agroteknologi.

Materi kuliah Ilmu Hadis disajikan di Semester I Kelas A, B, dan C Jurusan Agroteknologi 2020-2021. Di termin akhir mahasiswa su diminta menjadi relawan untuk layout dan desain cover.

Artikel ilmiah mahasiswa rencananya dihimpun dalam bentuk books chapter. Produk ini akan menempuh pengajuan International Standard Book Number (ISBN) ke Perpusnas, Jakarta, pengajuan Hak Kekayaan Intelektual, HKI, ke Kemenkumham, RI., dan diterbitkan melalui publisher resmi. (Tor)***

Baca juga: Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Gunung Djati Bandung Siap Mendunia Lewat Metamorf XII

Berlangsung Khidmat, UIN Bandung Gelar Wisuda ke 78 Secara Virtual

Berlangsung Khidmat, UIN Bandung Gelar Wisuda ke 78 Secara Virtual

Suasana Wisuda Virtual UIN Bandung (Foto: Dok Humas UIN Bandung)

Bandung – Universitas Islam Negri  Sunan Gunung Djati Bandung mengggelar Wisuda ke-78 secara virtual, memalui saluran sosial media resmi kampous pada Minggu, (09/08/2020)

Menurut keterangan tertulis Humas UIN Bandung, wisuda diikuti 800 peserta yang terdiri dari Fakultas Ushuluddin 57 orang Fakultas Tarbiyah dan Keguruan 153 orang; Fakultas Syariah dan Hukum 219 orang; Fakultas Dakwah dan Komunikasi 89 orang; Fakultas Adab dan Humaniora 61 orang; Fakultas Psikologi 21 orang; Fakultas Sains dan Teknologi 35 orang; Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik 52 orang; S2 96 orang dan S3 17 orang.

Ketua Senat Universitas, Nanat Fatah Natsir mengucapkan selamat dan sukses kepada seluruh peserta wisuda mapun orang tua para wisudawan.

“Setelah lulus dari UIN SGD Bandung, tugas saudara berikutnya adalah mengabdi kepada masyarakat, mengamalkan ilmu, dan kini saudara sudah menyandang gelar kesarjanaan, sebagai cendikiawan muslim yang Ulul Albab, memadukan antara dzikir dan fikir, mampu berfikir mendalam, substansial, dan peduli dengan problem masyarakat,” tegasnya.

Pihaknya juga meminta agar, wisudawan menjadi suri tauladan yang baik, menjadi pembuka lapangan pekerjaan, menjadi seorang wirausahawan, entrepreneur handal. “, hindari menjadi seorang pencari kerja kesanakemari tanpa ujung. Berbuatlah apa yang bisa dilakukan dan bermanfaat bagi umat, bangsa dan Negara,”terangnya.

Selain itu, berkaiatan dengan susasan pandemi Covid -19, Nanat menyampaikan dua hal yang perlu dilakukan, Pertama, Pendekatan ikhtiar akli duniawi Kedua pendekatan ikhtiar spiritual..

“Mari kita taati protokol kesehatan Covid-19 yang telah ditetapkan pemerintah itu secara disiplin ketat dan mari kita banyak berdioa, dzikir, beristigfar dan banyak membaca Al Qur’an,” ujarnya. (Tor)

Baca Juga : Monitoring UM-PTKIN di UIN Bandung, Kemenag RI Sebut Peminat PTKIN Menigkat