Rektor Unikom Raih Penghargaan sebagai Best University Leaders dalam Obsession Awards 2020

Rektor Unikom Raih Penghargaan sebagai Best University Leaders dalam Obsession Awards 2020

Bandung – Bertempat di Grand Meeting Room Unikom, pada Rabu, 18 November 2020, Obsession Media Group (OMG) yang diwakili oleh Elly Simanjuntak selaku Managing Director beserta tim berkesempatan berkunjung ke Unikom guna penyerahan Trophy dan Piagam Penghargaan kepada Rektor Unikom dalam ajang Obsession Awards 2020.

Melalui ajang tersebut, Rektor Unikom, Prof. Dr. Ir. H. Eddy Soeryanto Soegoto, M.T., berhasil meraih penghargaan “Best University Leaders”.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Rektor II Bidang Sumber Daya dan Kerjasama Unikom, Assoc. Prof. Dr. Agus Riyanto, M.T., Wakil Rektor III Bidang Riset, Inovasi dan Akreditasi Unikom, Assoc. Prof. Dr. Ir. Herman S, MBA., para dekan serta Direktur Humas dan Protokoler Unikom.

Melalui sambutannya, Elly Simanjuntak menuturkan bahwa Prof. Eddy merupakan sosok yang tepat untuk menerima penghargaan tersebut.

“Kami melihat Prof. Eddy merupakan sosok yang kompeten, inovatif, memiliki terobosan dan seorang edupreneur yang memiliki berbagai prestasi, hal ini dibuktikan dengan keberhasilan Unikom dalam berbagai bidang. Kami berharap semoga ke depannya mahasiswa tetap semangat untuk studi di Unikom, karena Information Technology dan Entrepreneurship sangat dibutuhkan untuk perkembangan dunia saat ini dan saya yakin Unikom akan terus mendukung kompetensi tersebut.” ujarnya.

Mengapresiasi penghargaan tersebut, Prof. Dr. Ir. H. Eddy Soeryanto Soegoto, M.T., menyampaikan rasa bangganya atas raihan award yang diperolehnya tersebut.

“Award tersebut merupakan suatu hal yang sangat luar bisa dan memiliki makna yang sangat hebat, tentu itu menjadi satu penghargaan bagi saya dan Unikom sebagai institusi perguruan tinggi. Penghargaan tersebut menjadi amanah yang harus saya dan tim pegang ke depannya, serta diimplementasikan kepada masyarakat luas khususnya perguruan tinggi di Indonesia. Amanah tersebut akan kami tunjukan melalui berbagai kinerja untuk masyarakat luas, karena penghargaan tersebut merupakan wujud dari apa yang sudah diupayakan kami melalui Unikom selama 20 tahun ini sebagai institusi perguruan tinggi nasional di Indonesia.” jelas Prof. Eddy.

Sebagai informasi, dikutip dari obsessionnews.com, Obsession Awards merupakan agenda rutin setiap tahunnya sejak tahun 2006. Penghargaan tersebut diberikan kepada para tokoh, kementerian, lembaga, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dan perusahaan swasta yang berprestasi dan inspiratif.

Pada anugerah Obsession Awards 2020 terdiri dari 15 kategori diantaranya Lifetime Achievements, Best Ministers, Best Parliamentarians, Best Institutions, Best Regional Leaders, Best Bureaucrats, Best CEOs, Best Companies, Best CSR, Best Entrepreneurs, Best Professionals, Best University Leaders, Women’s Empowerment, The Rising Star dan Rising Star Companies.

Adapun seleksi penetapan peraih Obsession Awards 2020 untuk masing-masing kategori dilakukan OMG bekerja sama dengan Indonesia Research and Survey (IReS). Rencananya, e-awarding akan dilaksanakan secara virtual dan dibuka langsung oleh Wakil Presiden Republik Indonesia Ma’ruf Amin pada 3 Desember 2020 mendatang. (Tor)***

Baca Juga : Unikom Capai Posisi Pertama Permohonan Hak Cipta 2020

Unikom Capai Posisi Pertama Permohonan Hak Cipta 2020

Unikom Capai Posisi Pertama Permohonan Hak Cipta 2020

Bandung – Dilansir dari dgip.go.id, Hak Cipta merupakan salah satu bagian dari kekayaan intelektual yang memiliki ruang lingkup objek dilindungi paling luas, karena mencakup ilmu pengetahuan, seni dan sastra (art and literary) yang di dalamnya mencakup pula program komputer.

Perkembangan ekonomi kreatif yang menjadi salah satu andalan Indonesia dan berbagai negara dan berkembang pesatnya teknologi informasi dan komunikasi mengharuskan adanya pembaruan Undang-Undang Hak Cipta, mengingat Hak Cipta menjadi basis terpenting dari ekonomi kreatif nasional.

Dengan Undang-Undang Hak Cipta yang memenuhi unsur pelindungan dan pengembangan ekonomi kreatif ini maka diharapkan kontribusi sektor Hak Cipta dan Hak Terkait bagi perekonomian negara dapat lebih optimal.

Menilik pentingnya Hak Cipta, maka Unikom melalui Divisi Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) yang dipimpin oleh Dr. Hetty Hasanah, M.H., memfasilitasi sivitas akademika Unikom untuk mendaftarkan hak cipta pada karya-karyanya.

Pada Kamis, 5 November 2020 di Westin Hotel Jakarta, Unikom berhasil menduduki Peringkat Pertama Permohonan Pencatatan Hak Cipta Tertinggi 2020 pada masa pandemi kategori Perguruan Tinggi. Pencapain tersebut diraih karena komitmen Unikom yang pada tahun 2020 ini berhasil mencatatkan hak cipta karya sivitas akademika Unikom hingga mencapai 1553 hak cipta.

Kegiatan yang digagas oleh Dirjen Kekayaan Intelektual (DJKI) Kemenkumham RI tersebut digelar dalam rangka Sinergi Kementeriaan dan Lembaga termasuk Perguruan Tinggi dalam perlindungan kekayaan intelektual.

Selain permohonan pencatatan hak cipta tertinggi, kategori lainnya yang diumumkan dalam kesempatan tersebut ialah pendaftaran paten tertinggi, merek terbanyak, dan desain industri terbanyak.

Menurut keterangan tertulis Humas Unikom, melalui pencapaian tersebut, Dr. Hetty Hasanah, M.H., selaku Ketua Divisi HAKI Unikom menyampaikan bahwa kesempatan tersebut menjadi suatu momen yang sangat menggembirakan karena untuk pertama kalinya Unikom bisa mendapat penghargaan tersebut.

“Selain itu, dalam kesempatan tersebut dilakukan juga penandatanganan Perjanjian Kerjasama antara Kemenkumham RI dengan Unikom terkait Perlindungan Kekayaan Intelektual. Semoga penghargaan tersebut dapat menjadi motivasi bagi semua sivitas akademika Unikom sehingga kedepannya Unikom dapat meningkatkan dan meraih prestasi untuk bidang Kekayaan Intelektual lainnya seperti paten, merek, desain industri, dsb.” ujarnya. (Tor)***

Baca Juga : Sambut Maba, Unikom Gelar Sidang Senat Terbuka Secara Daring

Sambut Maba, Unikom Gelar Sidang Senat Terbuka Secara Daring

Sambut Maba, Unikom Gelar Sidang Senat Terbuka Secara Daring

Bandung – Universitas Komputer Indonesia (Unikom) Bandung menggelar sidang senat terbuka secara online untuk menyambut mahasiswa baru tahun akdemik 2020-2021, di Auditorium Lt. 17  Smart Building Senin (21/9/2020).

Rektor Unikom, Eddy Soeryanto Seogoto, mengukuhkan sebanyak 3.071 mahasiswa yang diterima pada jenjang Magister, Sarjana dan Diploma yang tersebar pada 28 program studi di 7 Fakultas.

Dalam pidatonya, Eddy  menyampaikan rasa syukur atas penyambutan mahasiswa baru sebagai keluarga besar Universitas Komputer Indonesia di tengah kondisi pandemi COVID-19.

“Mahasiswa Unikom dibekali keunggulan  ICT dan kewirausahaan,  saat lulus nanti akan piawai mengimplementasikan bidang ilmu  kecanggihan teknologi dan berwirausaha. Saya berharap saudara  melaksanakan studi sebaik-baiknya dan mengukir prestasi di kancah nasional hingga internasional.” ujar Eddy.

Pada kesempatan tersebut hadir pula Head of Region BNI Kantor Wilayah Bandung, Efrizal beserta jajarannya guna memberikan sambutan dan penyerahan simbolis Beasiswa BNI senilai Rp 75.000.000 untuk 80 orang mahasiswa berprestasi Unikom.

Efrizal mengatakan bahwa Unikom merupakan salah satu perguruan tinggi swasta terbaik di Kota Bandung dan dapat bersaing di kancah nasional juga internasional.

“Kami sangat mengapresiasi berbagai prestasi dan pencapaian yang telah diraih Unikom, tentu kami sangat bangga atas jalinan kerjasama yang telah dibangun antara Bank BNI dan Unikom sejak tahun 1998. Maka, selamat atas penerimaan mahasiswa baru Unikom dan perayaan Dies Natalis Unikom ke 20.” tuturnya dalam keterangan tertulis Humas Unikom.

Sebelumnya, Unikom membuka empat gelombang pendaftaran mahasiswa baru secara online salah satunya Ujian Saringan Masuk (USM) jenjang Magister, Sarjana dan Diploma.

Tidak hanya seremoni penyambutan, rangkaian agenda kegiatan PMB juga menyuguhkan beberapa pengenalan dari jajaran pimpinan Unikom mulai dari Rektorat, Dekanat, Direktorat, Program Studi, Para Kepala Divisi, Para Kepala Bagian dan organisasi mahasiswa baik internal maupun eksternal. (Tor)***

Baca Juga : Pelaku UMKM Bisa Berkolaborasi dengan Ridwan Kamil untuk Desain Produk