UIN Bandung Targetkan Penambahan 5 Guru Besar pada 2023

Rektor UIN Bandung, Mahmud foto bersama pada acara sosialisasi  kenaikan pangkat dosen. (Foto : Dok. Humas UIN Bandung) 

Bandung – Sebanyak 130 dosen UIN Sunan Gunung Djati Bandung mengikuti Sosialisasi Kebijakan Kenaikan Jabatan/Pangkat Dosen tahun 2019 bersama Direktur Sumber Daya Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kemendikbud Mohammad Sofwan Effendi, di gedung Abdjan Soelaeman, Jumat (14/08/2020)

Rekto UIN Bandung, Mahmud, menjelaskan acara sosialisasi ini sebagai ikhtiar dan komitmen bersama civitas akademika untuk meningkatkan marwah kampus.

“Percepatan Guru Besar harus menjadi program strategis UIN Sunan Gunung Djati Bandung dalam meningkatkan mutu di perguruan tinggi. Ikhtiar ini perlu didukung secara bersama-sama dan sama-sama kerja dalam mewujudkan kampus yang unggul, kompetitif dan berakhlak karimah dengan melahirkan Guru Besar,” tegasnya dalam keterangan tertulis Humas UIN Bandung.

Guru Besar merupakan jabatan akademik tertinggi di pendidikan tinggi. Peran dan fungsi Institusi berkewajiban mendorong percepatan Guru Besar. Pencapaian jumlah Guru Besar menujukan kualitas pendidikan tinggi.

UIN Sunan Gunung Djati Bandung menargetkan 5 Guru Besar bertambah pada 2019-2023.

Caranya dengan memberikan dorongan, motivasi bagi yang masih S2 didorong untuk melanjutkan S3. Sedangkan yang S3 didorong untuk naik jabatan Guru Besar dengan pemetaan skor poin kumulatif (KUM) minimal 850. (Tor).

Baca Juga : Mengenal Siti Rodiah, Lulusan UIN Bandung dengan IPK 3,71 Pernah Jadi Pencuci Piring dan Jual Gorengan, Berhasil Lulus Kuliah dalam 3,5 Tahun

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp

Copyright © 2020 Indo-Satu. All rights reserved.